USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Jalan Baru Pendidikan Sejarah: Pendekatan Kritis-Kreatif-Reflektif dan interdisipliner

diupdate: 1 bulan yang lalu

p sej

Rabu, 29 Oktober 2025 Program Studi Pendidikan Sejarah mengadakan kegiatan Seminar Nasional 70 Tahun Program Studi Pendidikan Sejarah di Ruang Koendjono, Gedung Pusat, Kampus II Universitas Sanata Dharma. Acara ini menarik khalayak luas dengan dihadiri oleh peserta internal yaitu dosen dan mahasiswa Pendidikan Sejarah serta peserta eksternal yang mencakup alumni, guru sejarah dan para peserta didik SMA/SMK sekitar Kota Yogyakarta yang berpartisipasi sebagai peserta lomba fotografi sejarah. Kegiatan ini juga dilaksanakan secara daring melalui Zoom bagi guru sejarah dan peserta didik SMA/SMK di luar kota Yogyakarta yang berpartisipasi sebagai peserta lomba fotografi sejarah.

p sej

Salah satu tujuan diadakannya kegiatan ini ialah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pendekatan kritis-kreatif-reflektif dan interdisipliner dalam pengembangan keilmuan Pendidikan Sejarah. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yaitu Dr. Hendra Kurniawan selaku Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Sanata Dharma dan Prof. Dr. Nana Supriatna, M.Ed. selaku Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia/Pakar Pendagogi Kritis dan Kreatif dalam Pembelajaran Sejarah. Tidak hanya mendengarkan saja, peserta seminar juga berkesempatan untuk melakukan sesi diskusi dan tanya jawab secara langsung kepada narasumber.

p sej

Setelah pemaparan materi dan sesi tanya jawab, kegiatan ini diakhiri dengan pembacaan pemenang lomba Fotografi Sejarah. Dalam kegiatan ini juga disampaikan bahwa Program Studi Pendidikan Sejarah kedepannya akan memberikan tawaran baru mengenai kurikulum transformatif. Hal ini dibuktikan dengan adanya mata kuliah yang beragam dan tidak hanya fokus pada politik, militer, dan perang. Mata kuliah yang ditawarkan dari kurikulum ini antara lain: “Sejarah Kuliner, Fashion, dan Gaya Hidup,” “Kreasi Konten Digital Edukasi Sejarah,” “Fotografi dan Sinematografi Sejarah,” dan masih banyak lagi.  Hal ini sejalan dengan pendapat Georgius Christian Pirlo (Mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Sanata Dharma Angkatan 2022) yang mengungkapkan bahwa ia menjadi lebih tau arah tujuan Program Studi Pendidikan Sejarah kedepannya. Dengan penyegaran kurikulum ini ia berharap semoga jenjang karir lulusan Pendidikan Sejarah semakin terbuka luas.




TDP - Pendidikan Sejarah

  kembali