USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Perayaan Ekaristi Peringati Santo Ignatius Loyola Buka Hari Ketiga Kongres WUJA 2026

diupdate: 1 minggu yang lalu

1

USD - Hari ketiga Kongres Ke-11 WUJA 2026 resmi dibuka dengan Perayaan Ekaristi dalam rangka Pesta Santo Ignatius Loyola di Auditorium Driyarkara, Universitas Sanata Dharma, Jumat, 31 Juli 2026. Perayaan Ekaristi ini menjadi pembuka rangkaian agenda kongres hari ke-3 sekaligus mengajak para alumni Jesuit dari berbagai negara untuk memperbarui komitmen mereka dalam menghidupi kepemimpinan Ignasian yang berakar pada iman, pengharapan, dan pelayanan.

Diselenggarakan di Auditorium Driyarkara sebagai tuan rumah kongres, Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Fr. Jimmy Bartolo, SJ, bersama Fr. Joseph Christie, SJ dan Fr. Bill Muller, SJ. Mengusung tema "Ignatian Faith and Leadership in a Fractured World", perayaan ini menjadi ruang refleksi bagi para peserta untuk meneguhkan kembali panggilan sebagai pemimpin yang mampu menghadirkan harapan di tengah berbagai tantangan dan perpecahan yang terjadi di dunia.

2

Dalam homilinya, Fr. Jimmy Bartolo, SJ, mengajak seluruh peserta untuk tidak berhenti pada refleksi atas situasi dunia yang penuh konflik, tetapi berani mengambil peran nyata sebagai pembawa harapan. Menurutnya, spiritualitas Santo Ignatius Loyola mengajarkan bahwa iman harus diwujudkan melalui tindakan konkret yang menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kita berdiri di antara dunia yang terluka dan sukacita yang dijanjikan Yesus. Tugas kita adalah menghadirkan harapan itu,” ujar Fr. Jimmy Bartolo, SJ.

Ia menegaskan bahwa Santo Ignatius menghendaki para pengikutnya menjadi pribadi yang tangguh, mampu menyesuaikan pelayanan dengan kebutuhan nyata, serta senantiasa menemukan kehadiran Allah dalam setiap karya dan relasi dengan sesama. Semangat tersebut, menurutnya, menjadi bekal penting bagi para alumni Jesuit dalam menjalankan peran kepemimpinan di berbagai bidang kehidupan.

Selain mengajak peserta untuk terus melayani, Fr. Jimmy juga menekankan pentingnya rasa syukur sebagai dasar kehidupan rohani. Ia menyampaikan bahwa Santo Ignatius memandang rasa syukur sebagai awal sekaligus akhir dari perjalanan iman seseorang. “Segala sesuatu dimulai dan diakhiri dengan rasa syukur. Jadilah pribadi yang sungguh-sungguh bersyukur,” ucapnya.

3

Perayaan Ekaristi turut diwarnai dengan doa umat yang dibacakan secara bergantian oleh para perwakilan delegasi dari berbagai negara. Melalui intensi tersebut, para peserta mendoakan Gereja agar setia mewartakan Injil dengan kebijaksanaan, kerendahan hati, dan keberanian. Doa juga dipanjatkan bagi pelaksanaan Universal Apostolic Preferences Serikat Yesus, mulai dari mendampingi umat menemukan Allah melalui doa dan Latihan Rohani Santo Ignatius, berjalan bersama mereka yang tersisih, mendampingi kaum muda, hingga merawat bumi sebagai rumah bersama.

Selain itu, para delegasi turut mendoakan seluruh alumni lembaga pendidikan Jesuit agar tetap setia menghidupi nilai-nilai Santo Ignatius sebagai men and women for others yang mengedepankan kompetensi, hati nurani, belas kasih, dan komitmen. Doa juga dipersembahkan bagi perdamaian dunia, agar para pemimpin bangsa mampu mengedepankan keadilan dan rekonsiliasi, serta bagi seluruh peserta kongres agar kembali ke komunitas masing-masing dengan iman yang diperbarui dan semangat pelayanan yang semakin kuat.

4

Perayaan Ekaristi ditutup dengan penyampaian apresiasi dari Panitia WUJA Congress 2026 kepada Fr. Jimmy Bartolo, SJ, atas kesediaannya memimpin Perayaan Ekaristi pada Pesta Santo Ignatius Loyola. Sebagai simbol penghargaan, Presiden Federasi Alumni Jesuit Indonesia, Hendra Budiono, menyerahkan cendera mata kepada Fr. Jimmy Bartolo, SJ, di hadapan seluruh peserta kongres.

Perayaan Ekaristi menjadi pembuka rangkaian agenda hari ketiga WUJA Congress 2026 sebelum para peserta mengikuti berbagai sesi diskusi mengenai kepemimpinan, keadilan sosial, dan peran alumni Jesuit dalam menjawab tantangan global. Sebagai tuan rumah penyelenggaraan kongres, Universitas Sanata Dharma menghadirkan ruang perjumpaan bagi alumni Jesuit dari berbagai negara untuk memperdalam spiritualitas Ignasian, memperkuat jejaring internasional, serta membangun kolaborasi dalam semangat pelayanan demi kebaikan bersama.




Humas USD
 

  kembali