USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Sidang Promosi Doktor Kajian Budaya USD Angkat Grafiti Bonek sebagai Praktik Budaya Fan Sepak Bola

diupdate: 4 minggu yang lalu

1

USD – Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Kajian Budaya pada Senin, 8 Juli 2026, di Ruang Kadarman, Gedung Pusat Universitas Sanata Dharma. Dalam sidang tersebut, Obed Bima Wicandra mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Bonek: Grafiti dan Mikropolitik Hasrat dalam Budaya Fan Sepak Bola”, sebuah kajian yang menawarkan perspektif baru dalam memandang grafiti sebagai bagian dari ekspresi budaya suporter sepak bola.

Melalui disertasinya, Obed mengajak publik untuk melihat grafiti tidak hanya sebagai tindakan vandalisme atau pelanggaran terhadap ruang publik. Ia menunjukkan bahwa grafiti juga merupakan bentuk ekspresi budaya yang merepresentasikan identitas kolektif, solidaritas, memori bersama, serta semangat kebersamaan yang tumbuh dalam komunitas suporter sepak bola.

Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode walking method, yakni menyusuri jalur rel kereta api di sejumlah wilayah di Jawa Timur untuk mendokumentasikan dan mengamati keberadaan grafiti Bonek. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa grafiti menjadi media bagi komunitas suporter untuk menandai ruang, mempertahankan memori kolektif, membangun solidaritas, sekaligus mengekspresikan kecintaan terhadap klub sepak bola yang mereka dukung.

2

Dalam disertasinya, Obed menggunakan perspektif mikropolitik hasrat dari Félix Guattari dan konsep agonisme dari Chantal Mouffe. Melalui pendekatan tersebut, grafiti dipahami sebagai praktik budaya yang menghasilkan identitas dan relasi sosial baru. Rivalitas antar suporter tidak semata-mata diposisikan sebagai konflik yang destruktif, tetapi juga sebagai bentuk kontestasi simbolik yang dapat melahirkan nilai-nilai keberanian, loyalitas, solidaritas, dan sportivitas.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa grafiti Bonek tidak sekadar menghadirkan jejak visual di ruang publik, tetapi juga menjadi media yang merekam sejarah komunitas, pengalaman perjalanan suporter, hingga dinamika budaya fan sepak bola di Indonesia. Temuan tersebut sekaligus memperluas cara pandang terhadap grafiti sebagai fenomena sosial dan budaya yang layak dikaji secara akademik.

3

Sidang promosi doktor ini menjadi salah satu wujud komitmen Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma dalam mendorong lahirnya penelitian yang mampu membaca fenomena sosial melalui perspektif ilmu pengetahuan yang kritis, kontekstual, dan multidisipliner. Melalui penelitian seperti ini, Universitas Sanata Dharma terus berupaya menghadirkan kontribusi akademik yang tidak hanya memperkaya pengembangan ilmu, tetapi juga membuka ruang dialog baru dalam memahami berbagai praktik budaya yang berkembang di masyarakat.




JE/DRL/GRC - Humas

  kembali