USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

USD Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Bahasa Inggris dan Citra Dokumen

diupdate: 2 minggu yang lalu

USD - Universitas Sanata Dharma (USD) kembali mencatatkan tonggak penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui Sidang Terbuka Senat Universitas dalam rangka Pengukuhan Guru Besar yang diselenggarakan di Kampus III Paingan. Pada kesempatan tersebut, Universitas Sanata Dharma mengukuhkan dua dosen sebagai Guru Besar, yakni Prof. Paulus Kuswandono, Ph.D. sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pengembangan Guru Profesional Bahasa Inggris, serta Prof. Dr. Ir. Anastasia Rita Widiarti sebagai Guru Besar dalam Bidang Pemrosesan Citra Dokumen.

Acara pengukuhan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh pimpinan universitas, anggota senat akademik, civitas akademika, keluarga besar kedua guru besar, serta tamu undangan dari berbagai institusi pendidikan dan mitra Universitas Sanata Dharma.

1

Rektor Universitas Sanata Dharma, Rm. Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan guru besar bukan sekadar pencapaian akademik tertinggi bagi seorang dosen, melainkan juga menjadi amanah untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia pendidikan, dan perkembangan ilmu pengetahuan. "Gelar Guru Besar merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi panjang dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Lebih dari itu, jabatan akademik ini membawa tanggung jawab untuk terus melahirkan inovasi, memperkuat budaya akademik, serta menginspirasi generasi penerus dalam membangun Indonesia yang berkeadaban melalui pendidikan dan penelitian."

Dalam pidato ilmiahnya Prof. Paulus Kuswandono, Ph.D., menekankan bahwa pengembangan guru profesional tidak berhenti pada penguasaan kompetensi pedagogis maupun kebahasaan semata. Menurut beliau, guru bahasa Inggris perlu terus mengembangkan identitas profesional melalui praktik reflektif, kolaborasi, penelitian tindakan kelas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan kurikulum, perkembangan teknologi, dan kebutuhan peserta didik yang semakin beragam. "Guru profesional adalah pembelajar sepanjang hayat. Pendidikan guru hendaknya tidak hanya menghasilkan pengajar yang mampu mentransfer pengetahuan, tetapi juga pendidik yang mampu membangun ruang belajar yang humanis, inklusif, kritis, dan relevan dengan tantangan global," ungkap Prof. Paulus.

2

Beliau juga menyoroti pentingnya integrasi teknologi digital dan kecerdasan buatan sebagai alat pendukung pembelajaran yang tetap berpusat pada relasi manusia, sehingga pendidikan bahasa mampu membentuk peserta didik yang komunikatif, berkarakter, dan memiliki kompetensi global.

Sementara itu, dalam pidato pengukuhannya Prof. Dr. Ir. Anastasia Rita Widiarti, memaparkan perkembangan teknologi pengolahan citra dokumen sebagai fondasi penting dalam digitalisasi berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pemerintahan, kesehatan, hingga industri. Beliau menjelaskan bahwa penelitian di bidang pemrosesan citra dokumen tidak hanya berfokus pada digitalisasi arsip, tetapi juga mencakup pengembangan metode untuk meningkatkan kualitas citra, mengenali karakter secara otomatis hingga pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pengelolaan dokumen digital.

3

"Transformasi digital memerlukan sistem yang mampu mengelola informasi secara cepat, akurat, dan efisien. Melalui penelitian di bidang pemrosesan citra dokumen, kita berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi, tetapi juga membuka peluang inovasi di berbagai bidang pelayanan publik dan industri," jelas Prof. Rita. Beliau menambahkan bahwa kolaborasi multidisiplin menjadi kunci dalam mengembangkan teknologi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Pengukuhan kedua guru besar ini menjadi bukti komitmen Universitas Sanata Dharma dalam memperkuat tridarma perguruan tinggi melalui pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran guru besar di berbagai bidang keilmuan diharapkan mampu memperluas kontribusi universitas dalam menjawab tantangan zaman, baik pada bidang pendidikan maupun perkembangan teknologi digital.

Melalui pencapaian ini, Universitas Sanata Dharma terus meneguhkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengedepankan keunggulan akademik, nilai-nilai humanis, serta inovasi yang berdampak bagi kemajuan bangsa dan kemanusiaan.

4

5



JE/WL/BTG - Humas

  kembali