USD - Paradoks kesuksesan sebagai cerminan kebahagiaan tampaklah seperti omong kosong sebelum seseorang benar-benar mengalaminya. Dalam istilah Sansekerta, ‘samsara’ mendeskripsikan bahwa hidup adalah pengulangan. Kebahagiaan adalah tujuan yang membuat manusia bertahan pada setiap pengulangan kehidupan tersebut. Namun, asosiasi kebahagiaan dengan kesuksesan menjadi cukup marak waktu ke waktu. Lantas, apakah absolut bahwa kebahagiaan hadir lewat kemewahan? Melalui Grand Concert vol. 12, Gadjah Mada Chamber Orchestra (GMCO) menghadirkan sebagai cerminan refleksi jawabannya.


Digelar di Auditorium Driyarkara, Kampus II, Universitas Sanata Dharma (USD), Grand Concert Vol. 12 Samsara: An Elegy of Soul menghadirkan guest star Natasya Elvira, seorang soloist dan vokalis utama Societeit de Harmonie, serta berkolaborasi dengan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Cantus Firmus USD, kelompok teater Jubah Macan, dan Dominique Naura. Pada tanggal 30 Mei 2026, acara ini sukses menghadirkan momen refleksi kehidupan melalui setiap melodi dan pertunjukan yang disajikan.
Benawa Java Permadi, Project Manager Grand Concert Vol. 12, hadir dalam pembuka acara untuk mengelaborasikan tema yang diangkat pada pertunjukan ini. Beliau menjelaskan bagaimana proses pencariaan kebahagiaan dalam pengalaman hidupnya mendasari tema Samsara: An Elegy of Soul.
Benawa Java Permadi, Project Manager Grand Concert Vol. 12, hadir dalam pembuka acara untuk mengelaborasikan tema yang diangkat pada pertunjukan ini. Beliau menjelaskan bagaimana proses pencariaan kebahagiaan dalam pengalaman hidupnya mendasari tema Samsara: An Elegy of Soul.

“Kehidupan itu seperti roda yang berputar, pasti ada di titik tertinggi dan terendah. Namun, apakah kebahagiaan hanya bisa dirasakan pada titik tertinggi? Saya dan pasti semuanya di sini pasti merasa bahwa hidup tidak selalu ‘diatas,’ tetapi tetap merasa bahagia. Itulah sebenarnya yang menjadi pertanyaan. Karena di saat titik terendah saya, saya justru bisa merasakan, bisa menemukan kebahagiaan di situ. Saya mengambil tema ini berdasarkan pengalaman dari 20 tahun hidup saya. Saya ingin menjelaskan dimana letak kebahagiaan itu dan apa tujuan hidup sebenarnya,” jelas Benawa Java Permadi.
Melalui karya-karya yang dihasilkan, penonton diajak mengeksplorasi emosi-emosi dalam perjalanan kehidupan manusia. Seluruh elemen mulai dari orkestra, penyanyi, paduan suara, dan kelompok teater berhasil menyampaikan harapan, ambisi, refleksi, dan penerimaan dalam kehidupan melalui persembahan yang mereka berikan.


Lebih dari sekadar pertunjukan musik, Grand Concert Vol. 12 menjadi ruang refleksi yang mengajak penonton memaknai kembali arti kebahagiaan dalam kehidupan. Sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung Universitas Sanata Dharma, pertunjukan ini menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak selalu lahir dari pencapaian, kemewahan, atau keberhasilan semata, melainkan juga dari kemampuan manusia untuk menerima, memahami, dan menemukan makna dalam setiap fase kehidupan.
AK/ ER - Humas
AK/ ER - Humas




