
USD - Dalam rangka merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) Swastika Taruna Universitas Sanata Dharma berpartisipasi dalam Jogja Caka Fest. Festival ogoh-ogoh ini diselenggarakan di Pura Jagatnatha, Banguntapan, Bantul, D.I. Yogyakarta sebagai bagian dari ritual Pengrupukan. Bagi umat Hindu, Pengrupukan memiliki arti penting sebagai simbol penyucian diri dari energi negatif sebelum memasuki hari suci Nyepi. Jogja Caka Fest yang berlangsung dari pukul 20.00-23.00 WIB ini merupakan ajang kreativitas bagi berbagai organisasi mahasiswa dan komunitas Hindu se-Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat yang antusias untuk menyaksikan keindahan dari ogoh-ogoh.
FILOSOFI PERTUNJUKAN "JERO GEDHE"
Dalam partisipasi di Jogja Caka Fest, KMHD Swastika Taruna mempersembahkan karya ogoh-ogoh "Jero Gede" dan koreografi tarian yang tidak hanya memukau secara visual tetapi juga kaya akan makna filosofis. Pertunjukan ini mengisahkan tentang seorang Balian di Bali yang pada awalnya memiliki kemampuan spiritual untuk membantu orang lain, tetapi kemudian menyalahgunakan ilmunya untuk melukai orang lain. Kisah ini menyampaikan pesan moral yang kuat tentang bahaya penyalahgunaan kekuasaan, ilmu, dan jabatan.

Pesan yang diangkat dalam "Jero Gede" dinilai sangat relevan dengan kondisi dan dinamika sosial saat ini, di mana penyalahgunaan kepercayaan, kekuasaan-jabatan ataupun pengetahuan demi kepentingan pribadi masih sering terjadi. Melalui koreografi yang menawan dan pesan yang mendalam, yang diinspirasi dari nilai Universitas Sanata Dharma, "Cerdas & Humanis", KMHD Swastika Taruna mengajak masyarakat untuk merenungkan pentingnya menggunakan ilmu dan kekuatan dengan bijak dan bertanggung jawab. Penampilan ini membuktikan bahwa seni bukan sekadar hiburan, tetapi juga merupakan sarana efektif untuk pendidikan dan refleksi sosial bagi masyarakat.
JUARA II : CAPAIAN & HARAPAN

Dalam event Jogja Caka Fest ini, KMHD Swastika Taruna berhasil meraih Juara II. Sebuah prestasi yang mengagumkan sebagai hasil dari kerja keras, kreativitas, kebersamaan dan soliditas seluruh anggota KMHD Swastika Taruna yang terlibat. Secara keseluruhan, keterlibatan KMHD Swastika Taruna dalam festival ini menjadi wujud nyata dari upaya pelestarian budaya Hindu serta penguatan kebersamaan antar anggota. Kegiatan Pengrupukan ini diharapkan terus berfungsi sebagai sarana pembelajaran, pelestarian tradisi, dan penguatan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
I Gede Made Vaesa Raditya - Ketua KMHD Swastika Taruna
Editor : Jean Pierre

Dalam event Jogja Caka Fest ini, KMHD Swastika Taruna berhasil meraih Juara II. Sebuah prestasi yang mengagumkan sebagai hasil dari kerja keras, kreativitas, kebersamaan dan soliditas seluruh anggota KMHD Swastika Taruna yang terlibat. Secara keseluruhan, keterlibatan KMHD Swastika Taruna dalam festival ini menjadi wujud nyata dari upaya pelestarian budaya Hindu serta penguatan kebersamaan antar anggota. Kegiatan Pengrupukan ini diharapkan terus berfungsi sebagai sarana pembelajaran, pelestarian tradisi, dan penguatan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
I Gede Made Vaesa Raditya - Ketua KMHD Swastika Taruna
Editor : Jean Pierre




