USD – Universitas Sanata Dharma (USD) resmi mengawali dinamika perkuliahan Semester Genap tahun akademik 2025/2026 dengan menyelenggarakan Perayaan Ekaristi secara serentak. Perayaan Ekaristi ini diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga karyawan dari setiap kampus di lingkungan USD. Mengusung tema besar "Civitas yang Berhati: Menjadi Pribadi yang Cerdas dan Memulihkan," perayaan ini menjadi momentum spiritual bagi komunitas akademik untuk memperkuat harapan dan usaha dalam menjalani semester yang baru.


Perayaan syukur ini dilaksanakan di tiga lokasi berbeda untuk menjangkau seluruh warga kampus. Di Kampus I Mrican, Perayaan Ekaristi dilaksanakan di Kapel St. Robertus Bellarminus yang dipimpin oleh Rm. Gregorius Ari Nugrahanta SJ, S.S., M.A. Sementara itu, bagi civitas akademika di Kampus III Paingan, berlangsung di Ruang Drost yang dipimpin oleh Rm. Jakobus Aditya Christie Manggala SJ, M.Fil. Adapun di Kampus V Kotabaru, diadakan di Kapel St. Maria Della Strada yang dipimpin oleh Rm. Patrisius Mutiara Andalas SJ, S.S., S.T.D.


Dalam homilinya di Kampus Mrican, Romo Ari memberikan pesan reflektif melalui sebuah analogi mengenai persiapan batin. Ia mengibaratkan mahasiswa yang memasuki semester baru seperti seseorang yang membawa tas ransel. Namun, ransel tersebut bukan sekadar berisi perlengkapan kuliah, melainkan berisi untaian doa dan harapan-harapan baru. "Kita diajak untuk melihat dan merefleksikan pengalaman di semester sebelumnya serta meletakkan 'ransel-ransel jiwa' sebagai simbol penyerahan beban dan pergumulan hidup kepada Tuhan," ungkap Romo Ari dalam pesannya.
Fokus refleksi yang mendalam juga disampaikan oleh Romo Adit di Kampus Paingan. Ia menggunakan analogi unik dari dunia olahraga melalui dinamika klub sepak bola favoritnya, Manchester United (MU). Menurutnya, sebuah tim yang telah lama rapuh dapat pulih kembali karena adanya dua faktor utama, yaitu sosok kepemimpinan baru dalam mengolah taktik serta adanya keinginan kuat dari para anggotanya untuk memulihkan keadaan. Hal ini menjadi gambaran bagi mahasiswa untuk memiliki tekad serupa dalam memperbaiki diri di semester ini.

Lebih lanjut, Romo Adit menegaskan “Momen awal perkuliahan ini harus dimaknai sebagai kesempatan untuk memberikan ruang bagi pemulihan segala kerapuhan dan kegagalan yang pernah dialami di masa lalu. Melalui tema pada hari ini, seluruh warga kampus diajak untuk terus mengasah kecerdasan hati untuk mengenali kehadiran Tuhan dan menjadi sarana untuk saling memulihkan bersama sebagai bagian dari proses bertumbuh bersama".
Perayaan Ekaristi ini diakhiri dengan semangat kebersamaan untuk mewujudkan pribadi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan hati untuk saling mendukung. Dengan mengawali semester melalui penyerahan diri kepada Tuhan, Universitas Sanata Dharma berharap seluruh proses belajar-mengajar dapat berjalan dengan penuh berkat dan transformasi positif bagi sesama.
JE/SH/WL/VC -Humas
JE/SH/WL/VC -Humas



