USD Akreditasi A Alumni Email USD

Penyerahan Surat Keputusan Guru Besar: Langkah Strategis Akselerasi Mutu Pendidikan Global

diupdate: 5 hari yang lalu

USD – Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan penyerahan Surat Keputusan (SK) Guru Besar oleh LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta pada Selasa, 3 Februari 2026. Acara ini menandai pencapaian akademik tertinggi bagi dua dosen di universitas, sekaligus memperkuat posisi institusi dalam kancah pendidikan nasional dan internasional.

Dua akademisi yang menerima gelar tersebut adalah Prof. Paulus Kuswandono, Ph.D., sebagai Guru Besar dalam Ilmu Pengembangan Guru Profesional Bahasa Inggris, serta Prof. Dr. Ir. Anastasia Rita Widiarti dalam Ilmu Pemrosesan Citra Dokumen. Berdasarkan pembacaan SK, keduanya telah resmi ditetapkan sebagai Guru Besar terhitung sejak tanggal 1 Desember 2025. Kehadiran dua pakar ini diharapkan mampu membawa semangat baru bagi pengembangan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

a

Dalam sambutannya, Prof. Kuswandono menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran Rektorat, tenaga kependidikan (tendik), serta rekan sejawat di prodi PBI dan MPBI yang telah mendukung proses panjang ini. Beliau menekankan bahwa gelar ini merupakan amanah besar untuk menjalankan amanat pendidikan secara konsisten. "Tentu saja melalui SK ini, tidak hanya menjadi sebuah dokumen, namun menjadi sebuah kepercayaan untuk semakin mampu mendidik sesuai dengan Tri Dharma pendidikan". Prof. Kuswandono juga menaruh perhatian besar pada isu disparitas pengembangan guru, terutama untuk memenuhi kebutuhan spiritualitas pendidikan di daerah tertinggal.

Senada dengan hal tersebut, Prof. Rita memandang pencapaian ini sebagai sebuah titik tolak bagi pengabdian yang lebih luas. Beliau menghubungkan momen berharga ini dengan filosofi primbon Jawa, di mana hari Selasa Legi disimbolkan sebagai bentuk ketelitian dan tanggung jawab yang sangat relevan dengan dedikasi seorang akademisi. Mengenai esensi dari gelar tersebut, ia menegaskan, "Hari ini bukan hanya sekedar seremonial, namun menjadi titik awal yang menjadi titik awal untuk meningkatkan tanggung jawab moral kepada institusi, pendidikan, dan masyarakat". Ia berharap kontribusi yang dihasilkan dapat diberikan secara mantap dan konsisten bagi kemajuan ilmu pengetahuan.

b

Rektor Universitas Sanata Dharma, Rm. Albertus Bagus Laksana SJ, S.S., Ph.D., menyambut hangat capaian ini sebagai energi kebaruan bagi universitas untuk terus bertransformasi menuju standar global. Beliau menggarisbawahi pentingnya inovasi melalui ilmu-ilmu strategik yang dimiliki oleh kedua guru besar baru tersebut untuk mengawal perkembangan masyarakat di masa depan. Dalam pidatonya, Rektor menyampaikan, "Hari ini mendapatkan titik cerah dari pertanyaan tersebut, ini menjadi energi kebaruan untuk menjadi global dengan mengawal perkembangan masyarakat kedepan melalui dua ilmu strategik yang semakin memberikan kebaruan dalam semangat dan inovasi-inovasi". Revitalisasi ilmu dianggap sebagai kunci utama dalam menjaga integritas dan misi universitas bagi komunitas luas.

Sk Guru Besar 4

Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., yang hadir dalam acara tersebut juga memberikan pujian kepada Universitas Sanata Dharma sebagai perguruan tinggi terakreditasi A yang konsisten melahirkan guru besar baru. Menurut Prof. Setyabudi, universitas harus mampu beradaptasi dengan dinamika pendidikan yang sangat cepat untuk mengakselerasi kualitas mutu pendidikan tinggi. "Perguruan tinggi dapat menjadi 'mesin perubahan' yang mengikuti perkembangan dan tuntutan dalam kemajuan pendidikan di tingkat universitas, dan dapat mengakselerasi mutu perguruan tinggi". Dengan tambahan dua guru besar ini, Universitas Sanata Dharma diharapkan terus tumbuh menjadi komunitas ilmiah yang solid dan berjalan beriringan menuju arah pengembangan yang lebih baik.
 




JE/WL/CVN/EY - Humas

  kembali