
Yogyakarta–Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan Lokakarya Kurikulum pada Kamis–Jumat, 22–23 Januari 2026, bertempat di Ruang Kadarman, Kampus II USD Mrican. Kegiatan ini ditujukan untuk membahas visi keilmuan dan kurikulum prodi yang diikuti oleh jajaran Rektorat, Dekan, Wakil Dekan I, Kaprodi jenjang D3 hingga S3, perwakilan LPMAI, UP-MPK, PPIP, dan tim kurikulum USD.
Pada hari pertama lokakarya, pembahasan difokuskan pada sharing program studi bersama Dekan D3, S1, dan profesi terkait proses pembaharuan kurikulum yang terjadi saat ini dan evaluasi ketercapaian CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan) kurikulum sebelumnya. Selain itu, juga terdapat diskusi yang menyoroti inovasi di setiap prodi. Perumusan visi kurikulum, kebaharuan kurikulum, evaluasi MBKM, integrasi dimensi teaching dan riset, serta usulan rekomendasi prodi untuk kurikulum baru. Kemudian, acara ditutup dengan tanya jawab dari tim kurikulum, rektor, dan SMI.


Pada hari kedua diselenggarakan dengan mengundang narasumber eksternal dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Bandung, Prof. Ratna Frida Susanti atau yang dikenal dengan nama Prof. Santi. Acara dibuka dengan sambutan Rektor Universitas Sanata Dharma (USD) Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D., yang menyampaikan tujuan lokakarya di hari kedua serta kedekatan historis antara USD dan Unpar.
Sesi pertama setelah sambutan dan doa terdapat presentasi dari Prof. Santi selaku narasumber yang diadakan secara hybrid dengan kombinasi konferensi menggunakan Zoom Meeting dan di ruangan onsite, tepatnya di Ruang Kadarman. Pada presentasinya, Prof. Santi memaparkan tentang kaidah visi keilmuan yang menjadi ciri khas utama program studi. Selain itu, juga terdapat pembahasan desain kurikulum pembelajaran yang transformatif dan inovatif, yaitu Outcome-Based Education (OBE) yang relevan dengan kebutuhan akreditasi karena akreditasi internasional mempertimbangkan pembelajaran berbasis OBE. Prof. Santi menyatakan bahwa dalam mewujudkan OBE perlu adanya Continuous Improvement yang memerlukan evaluasi dosen dan umpan balik mahasiswa. Pada bagian akhir paparannya, beliau menyampaikan highlight penting bahwa kurikulum merupakan alat.
“Menurut saya, kurikulum itu hanyalah sebagai alat. Yang paling penting adalah manajerialnya. Bagaimana orang bisa memimpin perubahan itu,” ujarnya.
Setelah pemaparan dari presentasi Prof. Santi, terdapat presentasi dari tim pengembangan pengukuran CPL dan CPMK, yaitu Dr. Florentinus Dika Octa Riswanto, M.Sc. Dalam paparannya, Dr. Dika menyampaikan progress report pengembangan SI PEJABAT (Sistem Informasi Penilaian Capaian Pembelajaran Lulusan) yang dapat diakses di pejabat.usd.ac.id/cpl. Selain itu, Dr. Dika juga menyampaikan tujuan dari system ini dalam membantu pengembangan pengukuran CPL.


“Misi utama mengembangkan instrumen pengukuran CPL yang terintegrasi dalam satu system yang scannable dan mudah diakses,” tuturnya. Jadi, hal ini akan membantu prodi dalam mengawal ketercapaian kurikulum yang sedang berjalan.
Setelah paparan dari kedua pemateri, acara dilanjutkan dengan diskusi pleno dari tim kurikulum dan rektorat yang menyampaikan tindak lanjut dari berbagai usulan yang ada di hari pertama dan kedua. Kemudian, acara diakhiri dengan diskusi kelompok yang dipimpin oleh dekan, dan untuk prodi S2 dan S3 dipimpin oleh Direktur Pascasarjana.
SHP - Humas USD
SHP - Humas USD



