
Yogyakarta – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-70, Universitas Sanata Dharma (USD) menggelar Kunjungan Kasih ke Kedunggubah, Purworejo, pada Selasa, 4 November 2025. Kegiatan ini merupakan wujud penghormatan kepada Romo Driyarkara, SJ, salah satu tokoh utama pendiri universitas, sekaligus menyambung tali persaudaraan dengan keluarga besar beliau dan umat Stasi St. Nikolaus Kedunggubah.
Rombongan USD yang dipimpin oleh Wakil Rektor IV, Caecilia Tutyandari, Ph.D., dan didampingi oleh Kepala Campus Ministry, Rm. Jakobus Aditya Christie Manggala, SJ, M.Fil., serta panitia ziarah, berangkat dari USD pada pukul 08.00 WIB menuju Kedunggubah.
Menelusuri Jejak Pendiri
Kunjungan ini memiliki makna mendalam sebagai upaya menelusuri akar sejarah dan nilai-nilai luhur yang ditanamkan Romo Driyarkara, SJ. Sebagai filsuf, pendidik, dan imam Yesuit, beliau meletakkan fondasi kuat bagi pendidikan humanis dan berbela rasa yang menjadi ciri khas Sanata Dharma.
"Melalui kunjungan ini, kami ingin menegaskan kembali semangat 'memanusiakan manusia muda' sebagaimana diwariskan Romo Driyarkara. Pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga menumbuhkan kasih, persaudaraan, dan kepedulian nyata terhadap sesama," ujar Wakil Rektor IV dalam sambutannya.
Penyerahan Bantuan Kasih
Rombongan USD diterima dengan hangat oleh pengurus Gereja Stasi St. Nikolaus Kedunggubah dan keluarga Romo Driyarkara. Acara dimulai dengan doa pembukaan, sambutan dari Bapak R. Mujiyono selaku Ketua Stasi Gereja St. Nikolaus Kedunggubah, sambutan dari Rm. Jakobus Aditya Christie Manggala, SJ, M.Fil., Kepala Campus Ministry, sambutan dari Caecilia Tutyandari, Ph.D., Wakil Rektor IV, dilanjutkan dengan dan penyerahan bantuan dari USD.


Bantuan yang diserahkan meliputi perlengkapan liturgi berupa kasula, buku Madah Bakti, rak buku dan perlengkapan, hanger dan rak untuk pakaian liturgi, cat interior dan eksterior untuk gereja, serta paket sembako bagi umat Gereja St. Nikolaus Kedunggubah dan warga sekitar.
"Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian keluarga besar Sanata Dharma terhadap Gereja dan umat setempat. Kami ingin berbagi berkat yang telah kami terima selama tujuh dekade ini," tambah Wakil Rektor IV.


Napak Tilas dan Silaturahmi
Setelah acara penyerahan bantuan kasih, acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama dengan Ibu Ganjar Prasetyowati, cucu keponakan dari Romo Driyarkara, SJ beserta umat stasi St. Nikolaus Kedunggubah. Kegiatan berjalan dengan penuh kehangatan dan keakraban. Kunjungan Kasih ke Kedunggubah ini bukan sekadar kegiatan seremonial dalam rangka Dies Natalis, melainkan wujud nyata dari panggilan untuk meneladan semangat kasih, kesederhanaan, dan pelayanan yang menjadi warisan hidup Romo Driyarkara, SJ. “Kami sungguh sangat berterima kasih atas kepedulian Universitas Sanata Dharma kepada kami umat stasi St. Nikolaus Kedunggubah dan warga di Kedunggubah. Semoga tali silaturahmi ini dapat terus terjalin ke depannya,” ungkap Bapak Mujiyono dalam kegiatan Kunjungan Kasih ini.
Melalui kegiatan ini, Universitas Sanata Dharma memperdalam rasa syukur atas tujuh dekade perjalanannya dalam karya pendidikan dan kemanusiaan, sekaligus meneguhkan komitmen untuk terus melanjutkan cita-cita luhur para pendiri dalam membentuk manusia-manusia yang utuh, cerdas, dan berbela rasa.
Albertus Agung Sanjaya



