
Yogyakarta, 17 Desember 2025 - Universitas Sanata Dharma kembali menyelenggarakan Seminar Ilmiah Dosen dalam rangka Dies Natalis ke-70 dengan tema “Gramatika Ruang Universitas Sanata Dharma sebagai Identitas Institusi dalam Mengemban Misi Rekonsiliasi”. Acara ini dihadiri oleh segenap dosen setiap fakultas.
Seminar ini merupakan langkah nyata dari Universitas Sanata Dharma yang membahas peran ruang kampus tidak hanya sebagai sarana fisik, tetapi juga sebagai medium pembentukan nilai, identitas, dan praksis rekonsiliasi di lingkungan universitas. Romo Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D., dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa “Identitas kita tercipta dari ruangan ruangan yang ada di Universitas Sanata Dharma. Oleh karena itu kita akan membahas sebagai bagian dari rekonsiliasi kita bersama juga.”


Seminar ini menghadirkan dua narasumber utama yaitu Bapak FX. Eddy Arinto yang membahas lebih lugas tentang gramatika ruang. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa “ Implementasi Meja Dialog pada tatanan fisik di kampus USD merupakan penghormatan kepada martabat manusia, alam semesta yang pada akhirnya merupakan bentuk dialog dengan Tuhan; Sanyata Ing Dharma”. Hal ini menjadi sorotan bahwa diharapkan menjadi tempat yang inklusif, aman, serta mendorong perjumpaan antar subjek yang beragam.
Dalam pemaparan yang kedua narasumber, Romo Petrus Sunu Hardiyanto yang lebih banyak membahas bagaimana identitas sebagai salah satu misi dari rekonsiliasi. “Ruang sebagai tempat perjumpaan dan terlaksananya misi rekonsiliasi dalam menumbuhkan pribadi yang menjelmakan nilai-nilai.” ujar Romo Sunu. Ruang bukan hanya latar tapi juga sarana dan batasan aktivitas yang membentuk identitas dan Identitas yang kuat dan fleksibel dianggap mampu menjadi alat penting dalam menghadapi ketidakpastian hidup dan menjaga kesejahteraan mental maupun fisik.

Seminar yang diadakan ini bukan hanya sebagai forum ilmiah, kegiatan ini juga menjadi refleksi institusional atas perjalanan 70 tahun Universitas Sanata Dharma dalam mengembangkan pendidikan yang humanis dan transformatif. Melalui seminar ini, Universitas Sanata Dharma menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan ruang akademik yang tidak hanya mendukung kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga menjadi bagian integral dari upaya membangun rekonsiliasi sosial dan kebudayaan.
AC - Humas USD

Seminar yang diadakan ini bukan hanya sebagai forum ilmiah, kegiatan ini juga menjadi refleksi institusional atas perjalanan 70 tahun Universitas Sanata Dharma dalam mengembangkan pendidikan yang humanis dan transformatif. Melalui seminar ini, Universitas Sanata Dharma menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan ruang akademik yang tidak hanya mendukung kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga menjadi bagian integral dari upaya membangun rekonsiliasi sosial dan kebudayaan.
AC - Humas USD



