USD Akreditasi A Alumni Email USD

Dayak Nite 2025 Hadirkan Pertunjukan Budaya dan Refleksi Identitas Generasi Muda

diupdate: 3 minggu yang lalu

dayak nite

USD – Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM) Pakat Dayak Universitas Sanata Dharma menggelar acara Dayak Nite 2025 sebagai agenda tahunan yang menampilkan keberagaman seni dari suku Dayak. Acara ini diselenggarakan di Auditorium Universitas Sanata Dharma (USD) pada Minggu, 14 Desember 2025. Tahun ini Dayak Nite mengangkat tema “Menghidupkan Semangat Leluhur Demi Kelestarian Alam dan Warisan Budaya” yang menginterpretasikan keprihatinan komunitas Pakat Dayak USD terhadap budaya Dayak yang mulai luntur akibat perkembangan zaman. Berdasarkan tema tersebut pertunjukan mengambil judul “Belian Tanah Kalimantan.” sebagai simbol kekuatan dan tanggung jawab pemuda yang mengambil bagian untuk turut serta dalam melestarikan budaya dari tanah Kalimantan.


Dayak Nite digelar dengan berbagai rangkaian sesi acara dari pembukaan acara di pagi hari hingga pertunjukan seni di malam hari. Acara ini resmi dibuka oleh Wakil Rektor III USD, Ibu Dr. Titik Kristiyani, M.Psi., dengan dipukulnya gong sebanyak tiga kali. Dalam sambutannya beliau menyampaikan makna mendalam acara dan apresiasi atas antusiasme panitia karena memiliki kesadaran penuh untuk menjaga warisan budaya mereka dengan semangat ekologi integral.

dayak nite

“Ekologi integral bukan hanya sekadar praktik menjaga alam dengan tidak membuang sampah sembarangan, melainkan memuat relasi yang integral dan komprehensif. Hal ini mencakup kehidupan yang ada di hutan dan alam dengan warisan budaya Kalimantan yang harus dijaga sekarang hingga masa yang akan datang,” tuturnya.

Selanjutnya pada sesi pagi juga terdapat pertunjukan permainan tradisional Dayak di antaranya gasing, permainan bambu, dan permainan sumpit. Hal ini menunjukkan kreativitas panitia dalam memperkenalkan dan mengingatkan generasi muda untuk merefleksikan warisan budaya tak benda yang mulai mereka tinggalkan seiring perkembangan zaman.

dayak nite

Acara utama dibuka sejak pukul 16.00 WIB yang dihadiri oleh berbagai khalayak umum mulai dari civitas akademik USD, mahasiswa, serta masyarakat umum khususnya yang berasal dari Kalimantan. Rangkaian kegiatan dibuka dengan sambutan dari Rektor USD, Romo Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D., dengan menyampaikan bahwa acara ini sebagai wadah untuk saling mempererat persaudaraan dan melestarikan kekayaan budaya Nusantara, khususnya Dayak. Kemudian diikuti oleh fragmen kehidupan yang dikemas indah dengan dipadukan oleh tarian dan musik tradisional dengan nilai-nilai adat masyarakat Dayak dan harmoni antara manusia dengan alam. Kisah yang dipertontonkan secara garis besar bercerita tentang seorang pemuda yang merantau ke kota besar dengan membawa janji untuk tidak melupakan akar budayanya. Ini menunjukkan dedikasi Belian sebagai tokoh utama yang berjuang menjaga identitasnya di tanah rantau.

Melalui Dayak Nite, Sanata Dharma menjadi wadah pelestarian budaya melalui pertunjukan-pertunjukan seni yang bertujuan untuk menguatkan identitas budaya. Kegiatan seperti ini yang menjadi contoh konkret bahwa USD adalah Indonesia Mini karena para mahasiswanya tetap bangga membawa dan menunjukkan budaya mereka di tanah perantauan. Acara ini diharapkan terus berlanjut sebagai ruang apresiasi budaya Nusantara.



Humas USD

  kembali