VATIKAN – Karya seni “Puppetry” dari Indonesia resmi dipajang di Piazza St. Pietro, Vatikan. Seniman boneka, Maria Trisulistyani, pendiri Papermoon Puppet Theatre, memasang karyanya yang berjudul "Presepio from Indonesia" pada tanggal 5 Desember 2025.

Karya tersebut secara spesifik diberi judul "Weaving Hopes" atau "Menenun Harapan". Proses persiapan karya ini telah dilakukan sejak Agustus 2025. Dalam pengerjaannya, karya ini dikurasi oleh Dr. Stanislaus Sunardi, dosen Pasca Sarjana Kajian Budaya dari Universitas Sanata Dharma. Tema yang disajikan, "Menenun Harapan," nampaknya sesuai dengan tema Yubileum "Peziarah Pengharapan". Inspirasi utama untuk karya ini diambil dari kisah nyata para ibu dari Mollo yang berjuang untuk mempertahankan gunung kapur di wilayah mereka dari upaya penambangan.

Sehubungan dengan selesainya pemasangan dan tugas yang telah dikerjakan, tim pelaksana menyampaikan permohonan doa restu untuk tugas yang telah mereka rampungkan. Harapannya melalui karya ini, dapat menjadi karya pengharapan yang dapat dituangkan melalui karya seni.





