USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

USD Terima Enam Mahasiswa Internasional Program KNB 2025

diupdate: 7 bulan yang lalu

6 mahasiswa internasional Program KNB di USD (dpk. BKHI)

USD-Universitas Sanata Dharma kembali membuka gerbang bagi mahasiswa internasional dengan menerima enam mahasiswa baru program beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) tahun 2025. Para mahasiswa berasal dari lima negara, yaitu Bangladesh, Madagaskar, Mesir, Tanzania, dan Pakistan.
 
Keenam mahasiswa tiba di Indonesia pada Minggu (24/8/2025) dan mengikuti orientasi nasional di Swissôtel Jakarta sehari kemudian. Acara yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini dihadiri seluruh penerima beasiswa KNB se-Indonesia beserta perwakilan International Office dari masing-masing universitas.

Tiga mahasiswa—Rafanomezantsoa Anjara Nomena (Madagaskar), Sadaf Fatima (Pakistan), dan Lamia Hannan Sneha (Bangladesh)—akan berkuliah di program Sarjana Manajemen. Sementara, Cazimiry Boniphace Masasila (Tanzania) dan Mohamed Saied Sayed Ahmed Mahmoud (Mesir) akan menempuh program Magister Manajemen. Adapun Arooba Kishwar (Pakistan) memilih program Magister Pendidikan Bahasa Inggris.

6 mahasiswa internasional Program KNB di USD (dpk. BKHI)

Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional (BKHI) USD, Yurisdixta Menavia, yang mendampingi para mahasiswa menyampiakna bahwa ada masa persiapan bagi para mahasiswa internasional ini.

"Sebelum memasuki program studi pilihan, seluruh mahasiswa akan mengikuti program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Lembaga Bahasa USD selama satu tahun untuk mempersiapkan kemampuan berbahasa Indonesia," tuturnya.

Setelah tiba di Yogyakarta (26/8/2025), para mahasiswa mengikuti orientasi lokal yang diselenggarakan BKHI pada Rabu (27/8/2025) di Ruang Rapat Biro Personalia. Materi orientasi meliputi pengenalan Indonesia dan Yogyakarta, etika dan adat istiadat lokal, tempat wisata, makanan tradisional, hingga aturan akademik dan kehidupan kampus.

6 mahasiswa internasional Program KNB di USD (dpk. BKHI)

Kegiatan dilanjutkan dengan tur kampus 1 dan 2 untuk memperkenalkan fasilitas yang tersedia, termasuk perpustakaan Mrican dan cara mengakses koleksi bukunya. Mohamed Saied yang cukup fasih berbahasa Indonesia mengungkapkan antusiasmenya.

"Saya tidak sabar untuk berjalan-jalan di Yogyakarta karena Indonesia terkenal dengan banyaknya tempat wisata yang indah. Saya juga telah belajar bahasa Indonesia sebelum mendaftar," katanya.

Sementara itu, Cazimiry juga mengapresiasi fasilitas kampus USD.

"The campus is so big and complete, I think I might get lost at first," ujarnya.

(AM/RI-BKHI)

  kembali