Dalam rangka memperingati hari HIV-AIDS sedunia Farmasi Universitas Sanata Dharma bekerjasama dengan Farmasi Universitas Gadjah Mada mengadakan Seminar Nasional HIV AIDS dengan tema “Young Generation with No More HIV Infections, Discriminations, and AIDS Related Deaths”. Acara berlangsung di Kampus III USD dan diikuti oleh sekitar 127 peserta.
“Tema ini sesuai dengan tema dunia yakni going to zero, zero infection, zero discrimination, and zero AIDS related deaths. Harapannya setelah mengikuti seminar, bangkit kesadaran dan semangat juang bagi generasi muda penerus bangsa untuk melawan HIV-AIDS di Indonesia”, demikian dikatakan oleh Lydia Setiawan, mahasiswi Farmasi USD yang menjadi salah satu penanggungjawab acara ini, yang aktif dalam kemahasiswaan sekaligus penerima beasiswa unggulan Kemendibud Indonesia tahun 2011 hingga sekarang.
Seminar Nasional HIV AIDS ini diselenggarakan tanggal 1 Desember 2012 dihadiri oleh dr. H.M Subuh, MPPM, Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Direktorat Jendral P2ML sebagai key note speaker perwakilan dari Wakil Menteri Kesehatan Indonesia. Pembicara yang dihadirkan antara lain Eko Sriwidyawati, S.Si., M.Farm., dari PT. Kimia Farma, Ana Yuliastanti, S.Pd. dari Komisis Penanggulangan AIDS Provinsi DIY, dan dr. Yanri Wijayanti Subronto, PhD., Sp. PD.
Hari berikutnya, tanggal 2 Desember 2012 diadakan Longmarch yang diikuti 67 mahasiswa kesehatan yang dengan semangat berkobar berjalan dan melakukan orasi dari Malioboro hingga titik nol kilometer kota Yogyakarta. Selama longmarch, para volunteer mahasiswa kesehatan juga membagikan pita sebagai simbolisasi, stiker, dan informasi penting terkait HIV-AIDS. Longmarch ditutup dengan orasi dan pelepasan balon. Orasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dan pencegahan penyakit HIV-AIDS sejak dini. Selain itu menyadarkan bagaimana seharusnya kita memperlakukan ODHA (orang dengan HIV-AIDS), bukan dengan menjauhi dan mendiskriminasi mereka tetapi justru merangkul dan memberikan semangat untuk terus berjuang kepada mereka. (LS)




