USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

BK USD Berikan Pendampingan Untuk Anak-Anak Korban Erupsi Merapi

diupdate: 14 tahun yang lalu


Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma (BK USD) memberikan kegiatan pendampingan untuk anak-anak korban erupsi Merapi di Dusun Donomulyo, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Kegiatan ini rutin diadakan  setiap hari Jumat dan Minggu sejak tanggal 28 Oktober 2012 dan ditutup dengan acara pentas seni pada hari Minggu (8/12).
Kegiatan ini merupakan sebuah pengabdian masyarakat yang dipelopori oleh dosen prodi Bimbingan dan Konseing, yakni Ag. Krisna Indah Marheni, S.Pd., M.A. Kegiatan pendampingan ini melibatkan 7 mahasiswa BK, antara lain: Valentinus Utomo (2010), Yosaphat Joko (2010), Desiana Mardila (2010), Veronica Meidiana (2010), Sr. Maria Rita, CB (2010), Robertus Daru (2009), dan Yulia Dwi Susanti (2009). Kegiatan pendampingan ini disajikan dalam bentuk trauma healing dengan memberikan pesan-pesan motivasi dan bimbingan lewat lagu-lagu dolanan dan permainan anak-anak. Tujuan diadakannya kegiatan ini untuk mengurangi rasa trauma yang dialami oleh anak-anak akibat kejadian erupsi Merapi pada tahun 2010.   
Acara pentas seni yang bertemakan “Minggu Ceria Bersama The Krucil”, berlangsung pada pukul 09.30 WIB dibuka dengan doa kemudian dilanjutkan dengan menyanyi bersama lagu gambang suling yang dipimpin oleh Veronica Meidiana (2010). Iringan gamelan yang diiringi oleh anak-anak laki-laki dengan menggunakan instrument sharon dan tarian Jawa yang diperagakan oleh anak-anak perempuan memeriahkan suasana pada pembukaan pentas seni. Peserta pendampingan ini meliputi anak-anak yang berusia pra sekolah hingga usia SMP. Usai menyanyikan lagu gambang suling dilanjutkan dengan peragaan cerita bijak yang dibawakan oleh Juster Donal Sinaga, M.Pd (dosen BK) yang saat itu turut hadir dalam kegiatan ini. Cerita yang dibawakan berjudul Ayam dan Musang. Dalam cerita ini, memiliki pesan moral nilai kejujuran, nilai tanggung jawab, nilai rela berkorban, nilai kerja sama, dan nilai saling menghargai teman. Setelah memeragakan sebuah cerita bijak dilanjutkan dengan menyanyikan lagu aku duwe pitik, dan sluku-sluku batok.
Usai pentas seni dilanjutkan dengan makan bersama. Pada puncak acara, ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dari prodi BK yang diserahkan secara seremonial oleh Ag. Krisna Indah Marheni, S.Pd., M.A selaku Ketua Panitia sekaligus penggagas kegiatan kepada ibu Helena Riana Sari selaku Koordinator anak-anak Dusun Donomulyo. Beberapa kenang-kenangan yang diberikan berupa: instrument sharon (alat musik gamelan), papan bimbingan, dan alat tulis. “Saya senang bisa bermain bersama dan berkreasi bersama teman-teman. Saya senang karena rumah saya menjadi lebih ramai”, ungkap Sandy yang merupakan salah satu peserta dan sekaligus rumahnya dipakai dalam dinamika pendampingan selama satu bulan. (VIN)

  kembali