USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Festival Nusantara 2012 "Sanyata Budaya Dharma"
Pelengkap Kemeriahan Dies Natalis USD ke- 57

diupdate: 14 tahun yang lalu


Kemeriahan Dies Natalis Universitas Sanata Dharma ke-57menjadi semakin lengkap ketika acara Festival Nusantara 2012 yang berlansung pada Sabtu, 24 November 2012. Acara yang mengambil tema “Membuka Diri Pada Budaya Global, Memajukan Bersama Budaya Lokal” tersebut dilaksanakan di Lapangan Realino Kampus II USD. Banyak dari warga USD (mahasiswa, dosen, ataupun karyawan) yang berpartisipasi dalam memeriahkan acara tersebut yang dimulai dari Sabtu (Pukul 08.00 WIB tanggal 24/11) sampai dengan Minggu dinihari (Pukul 02.00 WIB tanggal 25/11).
Menurut panitia Festival Nusantara USD 2012 merupakan sebuah ruang di mana kaum muda dapat menampilkan budaya dari berbagai etnis, hal ini bertujuan agar ada pengenalan budaya antar etnis di Indonesia kepada masyarakat luas terutama kaum muda. Tim panitia yang tediri dari 47 Mahasiswa dari berbagai program studi di USD telah mempersiapkan acara tersebut dari bulan September 2012 merasa bahagia dan tidak mengecewakan telah berusaha mensukseskan acara ini. Beberapa dari mereka terlarut dalam kebahagiaan yang diwujudkan dengan keberhasilan dari acara ini. Banyak mahasiswa, dosen, ataupun karyawan yang turut hadir untuk melihat kemeriahan dari budaya yang ditampilkan. Dengan dibukanya stand-stand budaya oleh komunitas mahasiswa beberapa daerah dan stand sponsorship, masyarakat sekitar kampus I USD juga tidak melewatkan menikmati kemeriahan acara tersebut.
Dalam sambutan saat membuka acara ini, Dr. Ir. Wiryono Priyotamtama, SJ Rektor USD mengatakan  “Tingkatkanlah rasa kecintaan terhadap budaya Indonesia dengan melestraikannya”. Sementara menurut Bekti, Ketua Panitia Festival Nusantara 2012 yang merupakan mahasiswa PBSID mengungkapkan kemeriahan acara budaya Indonesia di USD ini harus tetap terlaksanakan, karena dapat menumbuhkan rasa kecintaan terhadap kebudayaan yang harus tetap terjaga oleh masing-masing rakyat Indonesia. Hal ini terwujud ketika banyak budaya-budaya yang berbentuk pakaian adat, tarian adat, serta pakaian adat yang ditampilkan dalam acara Festival Nusantara 2012 ini. Dengan berbagai kolaborasi kebudayaan Indonesia yang ditampilkan, maka semua masyarakat Indonesia dapat lebih mengetahui keanekaragaman kebudayaan Indonesia. “Nilai-nilai yang terkandung dalam berbagai budaya Indonesia sebenarnya merupakan cerminan yang terdiri dalam hidup setiap masyarakat Indonesia yang harus dimaknai dan dilestarikan” ujar Benny, mahasiswa Teknik Informatika yang merupakan salah satu panitia divisi acara.
Lomba Tari antar SMA-SMK se-DIY
Sebagai pembuka dari rangkaian acara Festival Nusantara 2012 ini (Pukul 08.00-11.00 WIB) menampilkan tarian-tarian dari anak – anak yang diwakilkan oleh 5 SMA se-DIY. SMA yang telah lolos seleksi yang dilakukan oleh panitia ini adalah (1) SMA N 1 Banguntapan, (2) SMA N 1 Pakem, (3) SMA Pangudi Luhur Sedayu, (4) SMA BOPKRI 2, dan (5) SMA N 1 Sedayu. Dalam lomba tari tersebut menampilkan tarian-tarian daerah kreasi baru. Hasil dari lomba tari tersebut Juara I diraih oleh SMA BOPKRI  2 Yogyakarta, Juara II diraih oleh SMA N 1 Sedayu, dan Juara III diraih oleh SMA N 1 Pakem.
Pawai Budaya
Sore hari (Pukul 16.00-18.30 WIB) masyarakat sekitar Kampus I USD beramai-ramai turun ke jalan, setelah rombongan pawai budaya dari USD melewati jalanan sekitaran Kampus I. Pawai budaya yang dilaksanakan dengan menempuh jarak 2,5 km. Pawai Budaya ini diikuti oleh 14 tim  dari program studi dan komunitas di USD dengan menampilkan berbagai macam kebudayaan Indonesia. Setelah melakukan pawai budaya para juri yang terdiri dari Dr. Fr. Ninik Yudianti, M.Acc. (Wakil Rektor 1 USD), Drs. Laurentius Bambang Harnoto, M.Si. (Wakil Rektor 2 USD), Ibu Nova (Sekretariat Wakil Rektor 3 USD)memilih 3 tim sebagai juara terfavorit dalam penampilan budaya, Juara I diterima oleh tim Pendidikan Sejarah dengan budaya Jatilan, Juara II diterima oleh tim Teologi dengan budaya Sumba, serta Juara III diterima oleh tim Sastra Inggris dengan budaya Indonesia Timur.
Malam Budaya
Malam hari (Pukul 19.30 WIB, 24/11 – Pukul 02.00 WIB, 25/11) dengan diawali turunnya hujan tidak mengurangi antusiasme dari panitia, tamu undangan, maupun pengunjung lainnya untuk datang menyaksikan berbagai penampilan budaya-budaya Indonesia. Berbagai komunitas dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dari masing-masing perkumpulan daerah-daerah asli yang terdapat di USD menampilkan berbagai macam budaya yang membuat malam budaya menjadi semakin Indonesia, antara lain Tarian Bajidor Kahot - Komunitas Jawa, Tarian Rema Betaja - Komunitas Pakat Dayak, Tarian Pepak - Kopi Pait, Tarian Tor-tor & Fragmen - Sada Pardomuan, Lagu-lagu daerah - Paduan Suara Cantus Firmus, Tarian Klana Topeng - Paguyuban Irama Tjitra, Tarian Nginang Karo Ngilo - UKM Grisadha, Tarian Spirit Of Garuda - Komunitas Personal, Tarian Cendrawasih - Sekar Jepun, Tarian Lompat Batu - Komunitas Nias, serta penampilan puncak Wayang Wong “Sang Prabu Welgeduelbeh – Petruk dadi Ratu” - Mahasiswa, Dosen, Karyawan USD. 
“Budaya Indonesia sangatlah penting untuk dilestarikan khususnya untuk Generasi Muda. Kalau bukan Generasi Muda siapa lagi yang harus menjaga dan menampilkan budaya Indonesia agar lebih menarik? Semoga Tahun 2013 Acara Festival Nusantara dapat lebih lengkap dalam menampung wujud kecintaan dengan Budaya Indonesia.” demikian harapan yang disampaikan oleh Benny, yang menjadi salah satu panitia divisi acara. (cbds)

  kembali