USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Seminar Nasional: "Menggali Sisi Kepemimpinan Cerdas Humanis dari Dua Tokoh Nasionalis Mgr. Soegijapranata, SJ dan K.H Abdurahman Wahid"

diupdate: 14 tahun yang lalu


Dalam rangka Dies Natalis Universitas Sanata Dharma ke-57, BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) USD menggelar kegiatan Seminar Nasional yang bertajuk kepemimpinan. Seminar Nasional ini diberi judul “Menggali Sisi Kepemimpinan Cerdas Humanis Dua Tokoh Nasionalis Mgr. Soegijapranata, SJ dan K.H Abdurahman Wahid”. Diselenggarakan pada hari Sabtu (17/11) di ruang Drost kampus III USD, Paingan dan dihadiri oleh Dr. Ir. Paulus Wiryono Priyotamtama, S.J., selaku Rektor USD; Drs. T. Sarkim, M.Ed., Ph.D, selaku Ketua Panitia Dies Natalis USD ke-57; serta para mahasiswa USD.
Seminar ini dipandu dua orang narasumber, yang pertama adalah Dr. G. Budi Subanar, SJ seorang imam Yesuit yang menjadi dosen pasca sarjana USD dan penulis buku tentang Soegija. Sedangkan narasumber yang kedua adalah Hairus Salim, seorang dosen di UII, sahabat Gus Dur, dan orang pertama di Indonesia yang menulis dan menerbitkan buku-buku tentang Gus Dur.
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta yang hadir, dilanjutkan sambutan dari Presiden BEM USD dan Rektor USD. Kemudian sesi pertama dipandu oleh Dr. G. Budi Subanar, SJ. Dalam sesi pertama, diulas mengenai sisi-sisi kepemimpinan yang ada di dalam diri Mgr. Soegijapranata, SJ lewat tulisan buku harian beliau. Dalam buku hariannya, Romo Soegija tidak hanya berbicara soal perjuangan, namun juga tentang keluarga dan kaum muda. Selanjutnya dalam sesi kedua yang dipandu oleh Hairus Salim memaparkan tentang sisi-sisi kepemimpinan yang terdapat dalam diri K.H Abdurahman Wahid (sering disapa Gus Dur) lewat pengalaman hidupnya. Hairus Salim pernah bergaul dengan Gus Dur, bercerita tentang karakter Gus Dur saat memperjuangkan nilai toleransi dan multikultural di Indonesia, dan bercerita tentang semasa muda Gus Dur yang memiliki sahabat berbeda-beda agama dan budaya.
“Saya senang karena banyak mahasiswa USD yang antusias untuk ikut dalam seminar ini. Saya tahu masih banyak mahasiswa-mahasiswa USD yang memiliki kegelisahan tersendiri berkaitan dengan tema seminar ini, hal ini terlihat sekali dari antusias mahasiswa yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang kritis. Saya berharap ke depannya semakin banyak diadakan diskusi-diskusi, tidak harus dibungkus secara formal” ungkap Dr. G. Budi Subanar, SJ setelah usai acara. (VIN)

  kembali