Senin 30 Juli 2012, Universita Sanata Dharma diwakili Dosen Fakultas Ekonomi Ibu Ike Janita Dewi mendapatkan kesempatan untuk ikut dalam acara peluncuran iklan terbaru salah satu produk Sido Muncul yang bertemakan Wisata Nusantara. Ibu Ike Janita Dewi berangkat beserta 5 orang mahasiswa Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen USD antara lain Epsilandri Septyarini, Beatrix Simorangkir, Heisy Elvira Wuisan, Alexander Dody, dan Johannes Maysan Damanik. Universitas lain yang mengikuti acara ini antara lain, Universitas Pembangunan Nasional Veteran dan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.
Kali ini Daerah Istimewa Jogjakarta yang dijadikan untuk lokasi shooting untuk iklan ini. Jargon iklan yang digunakan adalah "Ayo Wisata Ke Jogja Istimewa!". Acara peluncuran iklan ini diawali dengan buka bersama di kompleks Heritage Royal Ambarukmo Hotel. Banyak pihak yang turut serta dalam acara ini, baik dari pihak perusahaan, pengusaha nasional maupun lokal, pejabat, artis nasional, dosen serta mahasiswa dari beberapa Universitas yang ada di Jogja. Acara berlangsung dengan sangat luar biasa, suasana khas jogja ditemukan dalam acara peluncuran iklan ini.
Bapak Irwan Hidayat selaku Presiden Direktur Sido Muncul dalam sambutannya menyampaikan alasan perusahaan menggunakan Wilayah Nusantara sebagai salah satu bagian periklanan. Beliau menyebutkan bahwa Bangsa Indonesia belum begitu melek terhadap wisata dalam negeri, sehingga diharapkan dengan adanya promosi melalui iklan seperti ini dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke lokasi-lokasi tersebut. Jogjakarta merupakan lokasi kedelapan untuk promosi wisata nusantara. Mengapa Jogja menjadi yang kedelapan? Menurut beliau, Jogja merupakan salah satu tujuan wisata yang sudah dikunjungi oleh banyak wisatawan domestik maupun manca negara. Jadi, kami memulai dari wilayah timur dulu karena matahari terbit pertama dari timur. Beliau juga menyebutkan tujuan promosi wisata ini adalah ingin membuat orang Indonesia berwisata di negerinya sendiri dan memperkenalkan wilayah-wilayah yang ada di Indonesia kepada orang Indonesia yang tidak memiliki kemampuan untuk berkunjung ke lokasi wisata tersebut. Dengan adanya pengenalan ini Bangsa Indonesia akan lebih mencintai Tanah Air dan budaya-budaya yang dimiliki, tambah beliau.
"Kita harus bangga menjadi orang marketing. Orang-orang yang ada di marketing adalah pihak-pihak yang penuh dengan kreasi. Orang marketing memahami semua proses sebuah produk, sejak peracikan, proses perkembangan produk, memantau kondisi pasar, apa yang sedang diminati oleh pasar, sampai proses barang tersebut sampai dikonsumen. Itu semua dipantau oleh orang-orang marketing", demikian kata Ibu Lina Wati Suteja selaku Group Product Manager Sido Muncul. (JD)




