Sebanyak 1100 mahasiswa baru Universitas Sanata Dharma (USD) mengikuti Inisiasi Sanata Dharma (INSADHA) gelombang 1 pada 23-25 Juli 2012. Acara selama tiga hari ini berlangsung di Kampus 3 Paingan dengan mengambil tempat di taman dan ruang-ruang kelas. Satu set alat band yang dipadu dengan gamelan juga telah tersedia di panggung yang disiapkan panitia di sebelah selatan hall. Kedua alat musik ini dikolaborasikan untuk mengiringi jingle Insadha dan juga memberikan hiburan saat peserta membutuhkan kesegaran. Sungguh suatu perpaduan yang rancak dan menarik tatkala musik pentatonis dipadu dengan notasi diatonis mengiringi syair jingle Insadha yang pada tahun ini mengambil tema "Genggam Integritas Gapai Kualitas". Tema ini sangat sesuai dengan visi dan misi USD dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia khususnya dalam ikut serta mencerdaskan generasi muda. Integritas merupakan kesatuan kata dan perbuatan. Di sisi lain integritas mencirikan kepenuhan karakter dalam setiap individu yang berasal dari kualitas diri pribadinya.
Panitia solid dan "nggetih"
Ketua Insadha, Saptiawan menyampaikan bahwa kepanitiaan Insadha kali ini didukung oleh 199 panitia mahasiswa. Mereka telah mengadakan persiapan sejak bulan April 2012. Meskipun saat itu adalah masa ujian dan disusul liburan, tetapi dia mengatakan tidak menemui kendala saat mengadakan koordinasi. "Panitia ini solid dan sangat mudah diajak bekerjasama. Liburan dapat diatur bergantian dalam divisi mereka, sehingga tidak mengganggu persiapan secara keseluruhan" demikian diungkapkan Saptiawan. Dia juga menambahkan bahwa untuk acara Insadha ini, Universitas telah mengalokasikan dana lebih dari 200 juta. Dana ini dikeluarkan karena universitas menganggap penting untuk menyambut dan merayakan datangnya mahasiswa baru yang dilangsungkan baik di Insadha gelombang 1 (1100 orang) dan gelombang 2 (1000 orang).
Di sisi lain, Chatarina yang menjadi salah satu koordinator panitia menyatakan bahwa hari pertama acara Insadha diisi dengan belajar jingle dan hymne Sanata Dharma. Peserta juga diajak untuk berefleksi dan menggambarkan dirinya dalam suatu simbol. Simbol ini kemudian dipresentasikan dalam kelompok-kelompok yang masing-masing didampingi dua orang pendamping kelompok (dampok). "Semuanya ada 22 kelompok. Kami memfasilitasi mereka dengan 44 orang dampok." Demikian dipaparkan Chatarina yang dalam kepanitiaan ini mengkoordinatori dokumentasi kegiatan.
Semangat Ignasian
Pada hari kedua, acara dihadiri Rektor dan keempat wakil rektor USD. Para pejabat ini menyapa dan menjelaskan kepada para mahasiswa baru tentang Universitas Sanata Dharma sesuai porsi mereka masing-masing. Menanggapi pertanyaan dari mahasiswa tentang sipiritualitas Ignatian, Rektor USD, Dr. Ir. P. Wiryono Priyotamtama, SJ menyampaikan bahwa setidaknya ada tiga ciri Spiritualitas Ignatian. Pertama, hidup itu pasti mempunyai tujuan. Tujuan yang utama adalah Sang Pencipta. Kita dapat memuliakan Sang Pencipta melalui orang lain, maka hidup kita tidak dapat lepas dari orang lain. Dalam visi dan misi universitas, hal ini diungkapkan sebagai "man and woman for and with others". Ciri kedua adalah kita memandang dunia sebagai sesuatu yang suci. Dunia ini telah ditebus dengan karya penyelamatan Allah, sehingga kita merayakan kehadiran dunia ini dengan penuh syukur. Ketiga, orang yang mendalami spiritualitas Ignasian selalu memiliki semangat yang menyala-nyala (magis). Dengan kobaran semangat ini, kita didorong untuk mewujudkan tujuan hidup.
Beasiswa dan kegiatan mahasiswa
Sementara itu, Wakil Rektor II Drs. Bambang Harnoto, M.Si. menyampaikan bahwa USD memiliki fasilitas yang luar biasa. Di antaranya adalah perpustakaan yang lengkap dan berstandar ISO. Unit ini mengalokasikan dana 1,3 miliar per tahun untuk membeli buku baru. Tahun ini universitas juga menginvestasikan generator untuk dipasang di kampus III Paingan. Kampus I dan II di Mrican sudah lebih dulu dilengkapi dengan generator, sehingga tidak ada gangguan listrik meskipun terjadi pemadaman dari PLN. Semua ini untuk menjamin proses pembelajaran berlangsung normal dalam kondisi apapun.
Wakil Rektor III, Dr. C. Kuntoro Adi, SJ, M.A., M.Sc., menyampaikan 90% otak kita berkembang pada umur 5 tahun, tetapi tidak demikian halnya dengan hati. Banyak orang, meskipun sudah tua, hatinya belum berkembang. Hal ini yang menjadi salah satu concern USD dalam mengembangkan hati, yang nantinya berujung pada pembentukan karakter. Kedalaman karakter sama pentingnya dengan kedalaman ilmu pengetahuan. Serangkaian kegiatan telah dipersiapkan dan diolah sedemikian rupa supaya mahasiswa terasah nuraninya dan kuat karakternya. Di antara kegiatan tersebut, USD mendorong para mahasiswanya untuk mengikuti Pekan Seni Mahasiswa dan Program Kreativitas Mahasiswa. Secara rutin USD berpartisipasi dan mengirim para mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan ini sampai ke tingkat Nasional. Untuk Pekan Seni Mahasiswa tahun ini, USD mengirim monoloque Teater Seriboe Jendela, vocal group, dangdut, dan tari. Paduan Suara Mahasiswa juga akan berangkat ke Bali dalam rangka Bali International Choir Competition. Pada event kali ini, ada dua tim sekaligus yang berangkat, yaitu Folklore dan Jazz. Sedangkan untuk Program Kreativitas Mahasiswa, USD berhasil meraih dana dari pemerintah untuk 47 proposal dengan rata-rata 7 juta tiap proposal. Salah seorang mahasiswa farmasi, Wuri Kinanti pada bulan Juli ini berhasil meraih juara 1 tingkat Asia Pacific untuk lomba Patient Counceling Event 2012.
Disampaikan pula oleh Rm Kuntoro, tiap tahun ada sekitar 900 orang mahasiswa yang mendapat beasiswa. Beasiswa ini diberikan baik untuk mahasiswa berprestasi maupun mahasiswa yang mengalami kesulitan keuangan. Tahun ini universitas mengalokasikan 3,25 miliar rupiah untuk beasiswa.
Acara Insadha juga diisi dengan oleh-oleh cerita dari beberapa mahasiswa yang mengikuti pertukaran mahasiswa. Wina yang berangkat ke Korea dan Rina ke Belanda menyampaikan bahwa selalu terbuka peluang untuk melangkah ke tempat yang lebih tinggi dan belajar banyak hal dari setiap pengalaman yang telah dilalui. Maju terus Universitas Sanata Dharma! (BST)




