Rangkaian kegiatan dalam rangka Pesta Emas atau Dies Natalis ke-50 Sanata Dharma dibuka oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Prof. Dr. Alwi Shihab di Gedung Pusat Administrasi Kampus III Paingan Sabtu (7/5). Dengan mengusung tema "Peran dan Posisi Sanata Dharma untuk Indonesia Cerdas 2020", berbagai kegiatan yang bersifat akademik-ilmiah, seni-olahraga-rekreasi, reohani-afeksi, pengabdian masyarakat, dan seremonial akan digelar mulai bulan Mei-Desember 2005. Dalam keynote speech-nya, Alwi Shihab menyatakan bahwa untuk meningkatkan kualitas lulusan diperlukan sistem pengendalian dan penjaminan mutu pendidikan. Tidak adanya sistem ini menyebabkan saat ini pendidikan di Indonesia jauh tertinggal dibanding dengan negera-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. "Pada hal maju mundurnya bangsa terletak pada kualitas SDM yang dimilikinya", kata Alwi. Menurut Alwi, pendidikan di Indonesia selama ini cenderung berorientasi dan terfokus pada input pendidikan dan prosesnya, bukan pada penetapan standar lulusan yang harus dicapai setiap orang. Untuk itu sistem pendidikan di Indonesia harus mulai difokuskan pada pengendalian kualitas mutu lulusan. Berbicara pendidikan, jangan hanya mengetahui angka partisipasi murid, tetapi harus dibarengi dengan indikator kualitas. Oleh karena itu diperlukan komitmen dari berbagai pihak Setelah menyampaikan keynote speechnya, Alwi Shihab juga membuka acara pameran foto "Maju Mundur Pendidikan" di Hall Kampus III Paingan. Dalam pameran ini sekaligus dilombakan penulisan kritik foto dengan total hadiah 15 juta.




