Sabtu (16/4) dalam rangka Dies XII, Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma (FE USD) menyelenggarakan Seminar Regional dengan tema "USAHA KECIL DAN MENENGAH DI INDONESIA: Problem dan Solusi Pendanaan". Para pembicara dalam seminar ini adalah Syahbenol Hs. (Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Prov. DIY), Harsoyo (Direktur Utama Bank BPD DIY), dan Kasirin (Pengusaha Kerajinan Mendong di Kulon Progo DIY). Dalam makalahnya yang berjudul "Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK) Melalui Akses Sumber Daya Keuangan", Syahbenol Hs. antara lain menyampaikan: Permasalahan strategis yang dihadapi UMKMK dapat dipecahkan dengan kebijakan yang selaras yaitu: (1) Mengembangkan lembaga Kuangan mikro non bank dan menyediakan dana perkuatan modal bagi UMKMK, (2) Mengembangkan pasar dalam dan luar negeri dengan dukungan promosi dan sarana prasarana pasar, (3) Meningkatkan kemampuan dalam manajemen organisasi dan usaha melalui pendidikan, latihan, serta pemagangan, (4) Pengenalan dan bantuan teknologi/peralatan dan membangun inkubator teknologi, (5) Menjembatani penjalinan jaringan usaha sesama UMKMK dan dengan usaha besar, (6) Mendorong kemitraan di antara UMKMK dan antara UMKMK dengan usaha besar baik BUMN/Swasta. Sedangkan dalam makalah Harsoyo yang berjudul "Peranan Bank dalam Mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)" antara lain menguraikan bahwa Bank memandang penting UMKM sebagai pasar yang memberikan peluang bisnis cukup besar, karena jumlah industrinya yang besar, potensinya yang besar dalam penyerapan tenaga kerja, dan kontribusi UMKM dalam peningkatan Produk Domestik Bruto. Sementara itu Kasirin dalam makalahnya yang diberi judul "Pengalaman Mengakses Sumber Dana untuk Mengembangkan Usaha", antara lain menyampaikan bahwa sebenarnya cukup tersedia kredit modal kerja bagi UKM, baik sumber dana dari lembaga keuangan (Perbankan) maupun dari pemerintah melalui program kemitraan BUMN dengan UKM. Beliau juga menyebutkan pengalamannya untuk mendapat kredit modal kerja melalui program kemitraan BUMN ini dengan prosedur yang sangat sederhana dan tanpa agunan, yaitu: (1) Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga/C1, (2) Pas foto 2 lembar, (3) Rencana program kerja yang berhubungan dengan penggunaan kredit modal kerja, (4) Laporan keuangan usaha kita. Seminar yang diikuti oleh 30 pengusaha kecil di DIY dan 20 Dosen FE USD ini berlangsung di Ruang Driyarkara Perpustakaan USD dimulai pukul 07.30 dan selesai pukul 13.00.




