Misa akhir semester menutup perkuliahan reguler semester genap Universitas Sanata Dharma. Misa yang dipimpin oleh Rm. Elias Ramirat S. J., berlangsung di Kapel St. Belarminus, Kampus I USD, Mrican, Jl. Affandi, Yogyakarta, 1 Juni 2012. Misa yang diselenggarakan pukul 12.00 WIB ini membawa tema "Tiada Curang, Tiada Beban".
Keprihatinan terhadap nilai-nilai kejujuran yang luhur saat ini hampir tergeser oleh budaya instan yang dibawa oleh sifat-sifat negatif yang dikembangkan manusia. Salah satu sifat negatif yaitu menyontek. Rm. Elias Ramirat, dalam khotbahnya mengatakan bahwa menyontek akan menggerogoti kepercayaan terhadap diri sendiri, hal ini mengakibatkan orang tumbuh menjadi pribadi yang tidak PD, dan mulai meninggalkan nilai-nilai positif dalam diri.
Misa yang membawa nuansa kejujuran ini dihadiri oleh civitas akademi USD. Dalam pergelutan dan dinamika mahasiswa USD, isu plagiarisme diangkat oleh Rm. Elias Ramirat dalam khotbahnya. "Witing tresna, jalaran saka kulino, yang artinya cinta tumbuh karena sering bertemu. Seperti situasi berikut: teman nyontek, terbiasa dengan situasi nyontek, dan lama-lama ikut nyontek. Lama-lama plagiarisme tidak bisa kita hindari karena kebiasaan buruk yang dibiasakan", tegasnya.
Dosen dan pembimbing akademik harus menjadi penegak dalam menjalankan nilai-nilai kejujuran terhadap mahasiswa. Dosen dituntut untuk mengawasi dan membimbing mahasiswa dalam menjalankan nilai-nilai kejujuran. "Jangan mau menjadi Daud yang menutupi dosa dengan dosa, Anda akan semakin terjerembab jika melakukan hal itu. Jadilah Daud yang menyadari kesalahan dengan jujur terhadap diri sendiri dan berusaha memperbaikinya dengan meningkatkan nilai-nilai positif. Termasuk saat Anda akan melakukan ujian akhir semester," imbuh Rm. Elias Ramirat.
Tiada curang, tiada beban. Selamat ujian akhir semester, semoga sukses, dan Tuhan bersertamu. (cello)




