USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Mengenal Graphology sebagai Alat Ungkap Kepribadian

diupdate: 15 tahun yang lalu


Jumat, 11 Mei 2012 program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma mengadakan Seminar Nasional. Tema yang diangkat adalah "Mengenal Graphology sebagai Alat Ungkap Kepribadian" diadakan di Ruang Drost, Kampus III Universitas Sanata Dharma, Paingan, Yogyakarta. Seminar nasional yang dihadiri lebih kurang 235 peserta ini, mengundang Bapak Muhammad Yusuf CHA CBA seorang praktisi yang memiliki pengalaman dalam bidang Graphology (ilmu pengetahuan yang digunakan untuk menginterpretasikan karakter dan kepribadian seseorang melalui tulisan tangannya).
Dalam sambutan dari Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Dr. Gendon Barus, M.Si dikatakan bahwa graphology sangat berguna untuk menunjang kemampuan serta kompetensi mahasiswa Bimbingan dan Konseling dalam menjalankan peranannya. Sebagai ilmu pengetahuan, graphology dapat menjadi salah satu alat untuk membantu memberikan assesment (penilaian) terhadap kepribadian seseorang. Dengan assesment tersebut, dapat ditentukan pula treatment (pemberian solusi) yang sesuai dengan kebutuhan. Hal senada disampaikan pula oleh Bapak Muhammad Yusuf CHA CBA. Beliau menekankan bahwa sebagai seorang calon guru BK, graphology merupakan ilmu yang penting, karena dengan melihat tulisan tangan siswa, seorang guru BK dapat melakukan pemetaan masalah-masalah yang dihadapi siswa. Berkaitan dengan fungsinya sebagai konselor, dari hasil pemetaan masalah tersebut diharapkan guru BK dapat memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan siswa yang bersangkutan.
Acara seminar ini memberikan informasi dan tambahan ilmu bukan hanya untuk mahasiswa-mahasiswi program studi Bimbingan dan Konseling, tetapi juga kepada peserta lainnya seperti mahasiswa-mahasiswi di luar program studi Bimbingan dan Konseling serta tamu undangan lainnya. Menariknya acara ini disampaikan dengan mengajak peserta untuk bersama-sama melihat kepribadian masing-masing melalui tulisan tangan sendiri. Demi memperdalam ilmu yang didapatkan, diberikan kesempatan bagi peserta untuk melakukan tanya jawab dengan pembicara.
Salah satu peserta seminar, Albinus mengatakan bahwa dirinya merasa senang, karena dengan diadakannya seminar ini dapat menambah pengetahuan bagi mahasiswa-mahasiswi Bimbingan dan Konseling untuk melihat kepribadian seseorang melalui tulisan tangan. Hal ini juga ditambahkan oleh Ketua panitia, Francisca Ratna Widiasih mengungkapkan harapannya agar mahasiswa-mahasiswi program studi Bimbingan dan Konseling dapat memperdalam ilmu graphology dan mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam perannya sebagai konselor. (Dav)
 

  kembali