USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Kado Spesial untuk USD di Hari Pendidikan Nasional

diupdate: 15 tahun yang lalu


Hari Pendidikan Nasional tahun 2012 (Rabu, 2 Mei 2012), merupakan salah satu hari istimewa bagi Universitas Sanata Dharma. Tepat pada peringatan ini 8 mahasiswa-mahasiswi Universitas Sanata Dharma menerima penghargaan sebagai juara Olimpiade MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi) tingkat wilayah, khusus mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta.
Penyerahan penghargaan sebagai juara Olimpiade MIPA ini dilakukan disela-sela upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan sepak bola Kopertis (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta) Wilayah V Yogyakarta. Kedelapan mahasiswa-mahasiswi ini adalah Chintia Rudiyanto (Prodi Pendidikan Matematika) sebagai peringkat I, Widiatmo Kurniadi (Prodi Matematika) sebagai peringkat II, dan Ryan Sanjaya (Prodi Pendidikan Matematika) sebagai peringkat ketiga. Ketiga Mahasiswa tersebut mewakili bidang Matematika. Dalam bidang Fisika diwakili oleh dua mahasiswi, yaitu Cassanova Moggo Muwa (Prodi Pendidikan Fisika) sebagai peringkat III dan Kintan Limiansih (Prodi Pendidikan Fisika) sebagai peringkat IV. Sedangkan di bidang Kimia diwakili oleh tiga mahasiswa-mahasiswi dari Prodi Farmasi. Ketiganya adalah Kenny Ryan Limanto sebagai peringkat I, Lia Susanti sebagai peringkat II, dan Christian Gunawan sebagai peringkat III.

Penghargaan bagi kedelapan mahasiswa ini semakin mengharumkan nama Universitas Sanata Dharma. Selain itu, Olimpiade ini juga memberikan tambahan pengalaman dan kesan bagi para juara. Nova salah satunya, mahasiswa yang saat ini menempuh perkuliahan di semester IV mengaku dirinya merasa tidak percaya bisa menempati peringkat ke III di bidang Fisika, karena materi yang diperlombakan merupakan materi yang belum didapatkan diperkuliahan. Namun, dengan motivasi yang baik Nova berusaha menyelesaikan soal-soal yang dihadapinya. Begitu pula yang dirasakan oleh Chintia. Peraih peringkat I di bidang Matematika ini, mengaku tidak percaya, sebab baginya soal-soal yang diperlombakan cukup sulit, sedangkan waktu persiapan mengikuti olimpiade ini sangat pendek. Lain halnya dengan Kenny, Lia, dan Christian. Perbedaan antara materi bidang lomba (Bidang Kimia) dengan program studi yang ditempuh ketiganya (Prodi Farmasi), tidak menyurutkan semangat mereka untuk menyelesaikan soal-soal di bidang Kimia. Hasilnya, mereka mampu menempati peringkat tiga besar.   
Selain pengalaman dan kesan yang didapatkan, para juara ini juga berharap bahwa prestasi yang didapatkan saat ini dapat dikembangkan pada level-level selanjutnya. Bagi mereka, salah satu faktor untuk meningkatkan prestasi tersebut adalah dengan diadakannya persiapan yang matang. Kedelapan peserta ini berharap persiapan dapat dilakukan setidaknya jauh hari sekitar 6 bulan atau 1 tahun sebelum perlombaan, sebab persiapan yang mereka alami untuk Olimpiade ini hanya sekitar 2 hingga 3 hari. Namun dengan bekal semangat, motivasi, pengalaman dan kesiapan diri akhirnya menghantarkan ke delapan mahasiswa-mahasiswi ini dalam tangga prestasi. Proficiat kepada para juara, terima kasih telah mengharumkan Universitas Sanata Dharma,  terus berjuang dan terus berprestasi. (Dav)

  kembali