USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

FE USD Membantu Pemberdayaan Masyarakat Muara Wahau

diupdate: 15 tahun yang lalu


Dua belas mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta saat ini  melakukan program-program pemberdayaan masyarakat di desa-desa sekitar perkebunan kelapa sawit yang dikelola PT. Swakarsa Group di kecamatan Muara Wahau, Kutai Timur, KALTIM. Mereka berangkat 14 Februari 2012 yang lalu setelah mengikuti proses seleksi dan berbagai pembekalan yang dikelola oleh PPM (Pusat Pengembangan Manajemen) FE USD. Para mahasiswa tersebut tinggal di sana selama 3 bulan. Mereka yang memiliki "nyali" luar biasa dan bersedia bekerja untuk pemberdayaan masyarakat tersebut adalah Theo, Vivi, Wigit, Fany, Yoris, Diah, Dani, Uci, Brian, Pandu, Nando dan Vinta. Keduabelas mahasiswa ini ditempatkan di enam desa yang masing-masing memiliki keunikan, dengan jarak terjauh (± 2 jam perjalanan) pada kondisi medan yang berat serta infrastuktur sangat minim. 
Lokasi tempat mahasiswa melakukan aktivitas di Muara Wahau bukanlah lokasi yang dekat dan mudah ditempuh. Mereka bertempat tinggal di sekitar perkebunan kelapa sawit yang dikelola PT. Swakarsa Group ( 60.000 ha) yang sekaligus memfasilitasi para mahasiswa selama di sana dan perjalanan pulang pergi dalam skema CSR (Corporate Social Responsibility). Untuk menuju Muara Wahau, mereka menempuh penerbangan Yogya-Balikpapan dilanjutkan pesawat (Balikpapan - Berau), masih ditambah perjalanan darat. Lebih dari 70% kualitas jalan buruk dan sangat buruk, sehingga perjalanan darat dengan jarak 250 km memerlukan waktu tempuh 9-11 jam.
Pada minggu pertama, para mahasiswa melakukan analisis sosial di masing-masing desa. Mereka melakukan banyak pertemuan dengan kelompok-kelompok masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat. Analisis sosial ini dibutuhkan untuk menjadi dasar pengembangan program kerja selama tinggal di lokasi. Program-program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan usaha ekonomi produktif  telah dan masih dikembangkan para mahasiswa bersama-sama masyarakat Muara Wahau. Usaha produktif yang menonjol antara lain pengembangan pertanian sayur-sayuran, kerajinan, perdagangan dan tentu saja tanaman kelapa sawit.
Para mahasiswa ini didampingi tim Social Business and Entrepreneurship Development Program (SBED) dari USD untuk memonitor program dan memfasilitasi pelatihan-pelatihan di masyarakat. Tim SBED terdiri atas Drs. Marianus MM, V. Mardi Widyadmono, MBA, dan T.Handono EP, Ph.D. Tim merasa kagum atas kinerja para mahasiswa di wilayah yang sebagian besar dihuni Suku Wehea. Suku Wehea adalah suku yang pertama kali mendiami wilayah-wilayah di bantaran Sungai Wehea dan merupakan suku tertua di wilayah tersebut. Desa Nehas Liah Bing adalah desa tertua di antara kelima desa suku Wehea lainnya. Tim melihat dan mendengar langsung bahwa para mahasiswa USD diterima dengan baik oleh mayoritas masyarakat desa.
Masyarakat menyambut baik fasilitasi yang diberikan tim SBED. Selama masa monitoring yang dilaksanakan selama 7 hari di lokasi, tim SBED memfasilitasi pelatihan-pelatihan di enam desa. Pelatihan ini melibatkan sekitar 200 warga yang didominasi oleh kaum wanita. Beberapa tokoh masyarakat seperti kepala adat, kades, perangkat desa lainnya dan masyarakat desa menghadiri fasilitasi pengembangan BUMDes, Credit Union, Usaha Ekonomi Produktif, dan Ekonomi Rumah Tangga.  Selamat berkarya, demi meningkatnya martabat bangsa! (THan)

  kembali