USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Misi Sosial-Budaya Glenn Fredly Bersama VOTE

diupdate: 15 tahun yang lalu


Hampir semua masyarakat di Indonesia mengenal sosok Glenn Fredly. Penyanyi bersuara emas ini hadir di Yogyakarta. Namun, kali ini kehadirannya bukan untuk mempromosikan album lagunya, tapi untuk mengkampanyekan isu Indonesia Timur dengan basis budaya untuk menyuarakan perdamaian. Glenn Fredly bersama lembaga sosial bernama VOTE (Voice From The East) hadir di panggung terbuka Penerbitan LPPM Universitas Sanata Dharma, Kampus II, Mrican, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, Jumat, 13 April 2012.
VOTE didirikan atas hasil diskusi tentang misi sosial-damai Indonesia Timur antara Glenn Fredly dan beberapa teman musisi serta budayawan. Selama di Yogyakarta Glenn dan VOTE akan berkampanye di beberapa universitas, seperti UGM, UKDW, USD, dan UAJY. Acara kampanye budaya yang diselengarakan di USD ini bertemakan "To Rang Mau Bicara". Yogyakarta dipilih sebagai tempat kampanye sosial dengan misi kebudayaan VOTE karena Yogyakarta dinilai memiliki nilai historis budaya yang tinggi dan dipertahankan sejak dulu. Selain itu, hampir semua elemen masyarakat di seluruh Indonesia ada di Yogyakarta, termasuk dari timur. 
Gregorius Budi Subanar, S.J. (Rm. Banar) selaku salah satu pembicara mengatakan bahwa kesempatan kali ini dapat digunakan untuk mengenalkan lebih dalam lagi kepada masyarakat tentang Indonesia Timur. "Ini kesempatan bagi kita untuk mengenal tentang Indonesia Timur, bahwa dari tempat istimewa ini (Yogyakarta), ada orang-orang yang hendak mengkampanyekan tentang isu-isu sosial Indonesia Timur lewat budaya. Bukan karena to rang mau bicara, tapi karena "to rang memang istimewa". Mungkin ada beberapa pihak yang mengatakan bahwa kampanye budaya semacam ini dianggap sebagai ekonomi kreatif. Tapi kita bilang tidak, hal-hal semacam ini tidak untuk diuangkan tapi untuk memperjuangkan kehidupan saudara-saudara kita di Indonesia Timur", ungkap Rm. Banar.
Galuh Wandita (ICTJ), juga sependapat dengan Rm. Banar. "Mainset masyarakat ibukota belum mengenal terlalu dalam tentang Indonesia Timur. Secara Geografis Indonesia Timur kaya akan potensi alam, jadi persoalan mengenai pengelolaan kekayaan alam perlu pemikiran kemanusiaan. Jangan hanya daerah di barat yang dikembangkan, tapi perlu adanya rekonstruksi antara barat, tengah, dengan timur, agar terjadi pemerataan kesejahteraan", tegasnya.
Glenn sendiri mengatakan bahwa kehidupan masyarakat sekarang sangat dipengaruhi oleh budaya pop. Kebiasaaan semacam ini kadang-kadang membuat masyarakat lupa akan saudara-saudara kita yang ada di tempat lain, termasuk dari timur. "Kenapa harus dari timur? Karena Indonesia Timur membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia dan VOTE lahir dari suara masyarakat Indonesia Timur yang tidak merasakan kontribusi terhadap pembangunan di daerahnya. Jadi, kami mencoba membuat gerakan kebudayaan untuk menjadi penghubung di Indonesia. Saya sadar betul bahwa VOTE butuh banyak kerjasama dengan banyak lembaga sosial dan simpatisan lainnya untuk mencari jalan keluar bagi kesejahteraan Indonesia Timur", ungkap pelantun tembang Januari tersebut.
Acara VOTE di USD sendiri dihiasi dengan kolaborasi seni tari dari Indonesia Timur. Pembacaan sajak, dan beberapa atraksi spontan dari penari dan penonton ikut menghiasi kampanye yang berlangsung di USD. Glenn beserta tamu undangan ikut riuh dalam kegembiraan misi kebudayaan yang berlangsung tersebut.
VOTE juga ikut dalam event kirab budaya dan konser musik pada Sabtu, 14 April 2012 di Alun-Alun Utara Kraton Yogyakarta. Sejumlah penyanyi dan musisi tanah air seperti Glenn Fredly, Slank, God Bless, Indra Lesmana, Seringai, Pandji Pragiaksono akan ikut terlibat dalam acara tersebut untuk menggalang dukungan yang lebih luas dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia. (Cell0)

  kembali