Pentas seni yang bertajuk "Harmoni PGSD", sukses diselenggarakan oleh program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Universitas Sanata Dharma, yang berlangsung pada hari sabtu (3/12) yang lalu di Taman PGSD Kampus I USD, Mrican, Yogyakarta. Menurut Ursula Wahyu Dwi Widyaningsih, selaku ketua panitia, acara yang telah berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 22.30 WIB itu merupakan acara puncak dari serangkaian penyambutan bagi mahasiswa baru PGSD. "Harmoni pada tema tersebut maksudnya adalah bahwa mahasiswa PGSD berasal dari berbagai daerah, maka dari itu acara ini sebagai ajang untuk saling mengenal keberagaman dan karakter dari masing-masing daerah" imbuh Ursula.
Pentas Seni ini diawali dengan acara pra pensi. Pada acara pra pensi, disajikan makanan khas dari beberapa daerah di Indonesia yang telah dipersiapkan oleh mahasiswa PGSD yang berasal dari daerahnya masing-masing. Ada sekitar 30 stand makanan yang dijaga oleh para mahasiswa dengan mengenakan baju daerah asal mereka, seperti Sunda, Papua, Kalimantan, Jogja, Jawa Tengah, dan lain sebagainya. Para hadirin dapat langsung menikmati makanan-makanan itu secara gratis. Di tengah kerumunan pengunjung, Drs. Puji Purnomo, M.Si., Ketua Program Studi PGSD USD, juga tampak ikut menikmati makanan-makanan yang telah disediakan. "Dinamika di PGSD sungguh luar biasa, dan kegiatan seperti inilah menjadi salah satu kegiatan untuk mengembangkan softskill dan kerjasama mahasiswa PGSD. Adapun filosofi kami, bahwa dimana ada makanan di situ ada persahabatan dan kerukunan" ungkap beliau di sela-sela menikmati makanan sambil melepas tawa.
Menurut Stevanus Hari, mahasiswa PGSD USD dari Sunda, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk saling menjalin kerjasama antar mahasiswa, dan stand makanan ini dibuka sebagai puncak dari mata kuliah Pendidikan Multikultural di PGSD. Di tempat yang terpisah, Drs. Y.B. Adimassana, M.A., dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Multikultural menyampaikan bahwa tujuan dari mata kuliah dan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan sikap apresiatif terhadap keanekaragaman budaya. "Makanan itu mudah untuk disiapkan dan dinikmati. Dari makanan, saling mencicipi, dan timbul sikap persahabatan dan kerukunan". Demikian ungkap beliau ketika ditanya mengenai maksud dipilihnya makanan sebagai media perkuliahan.
Sekitar pukul 18.00 WIB, acara pensi pun dilaksanakan. Pada acara pensi ini, dari masing-masing kelas di PGSD dan Program Profesi Guru Terintegrasi (PPGT) USD menampilkan pentas seni yang berupa tari-tarian, musik, dan seni yang lainnya. Seperti dari PPGT menampilkan tari dari Aceh dan NTT. Disusul kemudian oleh para mahasiswa PGSD dengan penampilan band, musikalisasi puisi, ansambel, drama, tari tradisional, hingga paduan suara yang ditampilkan oleh masing-masing kelas. Acara pensi ini pun juga dimeriahkan oleh bintang tamu, di antaranya Lolenlones, Gift, aZ Dancer, dan karawitan PGSD USD.
Kegiatan pensi ini merupakan kegiatan rutin yang digelar oleh program studi PGSD. Kegiatan seperti ini sungguh bermanfaat bagi para mahasiswa untuk belajar saling menghargai antar mahasiswa yang satu dengan mahasiswa lain dari daerah yang berbeda-beda. Dengan penyelenggaraan acara seperti ini, PGSD USD turut membantu mahasiswa dalam mengembangkan nilai humanis, memperjuangkan multikulturalisme, serta memberi pendidikan tentang kerukunan dan persahabatan. Selamat bagi prodi PGSD, panitia pensi, peserta acara, serta hadirin yang turut serta memeriahkan acara! Hidup PGSD! (Ag)




