Pusat Studi Lingkungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PSL-LPPM) Universitas Sanata Dharma mengikuti 6th AIWEST-DR 2011; Annual International Workshop & Expo Sumatra Tsunami Disaster & Recovery yang diselenggarakan oleh Tsunami Disaster and Mitigation Research Center, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh pada tanggal 22-24 November 2011 yang baru lalu.
Peserta kegiatan ini datang dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga dari berbagai negara, misalnya Bonn United Nation University (Jerman), National China University (Taiwan), Kobe University (Jepang), United Nations International Strategy for Disaster Reduction Asia Region (Bangkok, Thailand), Tsunami Research Center of New South Wales (Australia), Institut Teknologi Bandung, dan Pusat Studi Lingkungan Universitas Sanata Dharma.
Pada kesempatan itu, Silverio R. L. Aji Sampurno, yang mewakili PSL-LPPM USD membawakan makalahnya dengan judul Local Wisdom And Technological Progress: Efforts To Disaster Risk Reduction In Indonesia. Makalah ini mengajak para pegiat penanggulangan bencana untuk lebih memikirkan bagaimana agar korban manusia, bila mungkin harta benda, tidak banyak. Cara yang ditawarkan adalah dengan memadukan kearifan tradisional dengan teknologi yang berkembang saat ini. Sebab bagaimana pun juga Indonesia berada di dalam wilayah bencana ring of fire. Sehingga yang terpikir sekarang adalah bagaimana bangsa ini dapat hidup rukun dengan bencana (living harmony with disaster). Penduduk Indonesia pada umumya masih memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap nilai-nilai tradisional, akan baik jika memadukannya dengan teknologi maju. Karena dengan saling memaksakan kehendak, maka kita tidak akan pernah mencapai apa yang disebut dengan living harmony with disaster, bencana tak dapat ditolak, tetapi jatuhnya korban harus bisa dihindari. (veri)




