USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Lestari Budaya, Lestari Gamelan

diupdate: 15 tahun yang lalu


Sebagai wujud pelestarian budaya, Universitas Sanat Dharma (USD) menyelenggarakan Parade Gamelan Anak 2011 dengan Tema "Aku Bangga Punya Budaya". Acara yang merupakan rangkaian Dies Natalis USD ke-56 ini berlangsung di panggung terbuka Realino, Kampus II, USD, Mrican, Yogyakarta (20/11/11). Parade gamelan yang menjadi agenda tahunan USD, tahun 2011 ini  diikuti oleh 12 peserta dari sekolah-sekolah yang ada di pulau Jawa. USD memandang kegiatan ini  penting dalam kaitan mengenalkan dan melestarikan musik tradisional jawa kepada generasi muda. Potensi musik tradisional Indonesia harus terus digali dan dilestarikan di tengah gerusan dan gempuran  musik-musik modern.
Di samping melombakan tiga Penampilan Terbaik dan Komposer Terbaik, acara Parade Gamelan ini juga diisi dengan lomba Menggambar Wayang dan Lomba Membatik. Penampilan Gamelan Terbaik I berhasil direbut oleh SD Kanisius Baciro - Joanes Bosco Yogyakarta, berhak mendapatkan tropy tetap dari Rektor USD, tropy bergilir dari Sri Sultan HB X, uang pembinaan Rp.3.500.000,00 serta piagam. Penampilan Gamelan Terbaik II diraih oleh SDN I Bandungan, Jatinom, berhak mendapatkan tropy tetap dari Rektor USD, uang pembinaan Rp.2.500.000,00 dan piagam. Penampilan Gamelan Terbaik III diraih oleh SDN 2 Awirarangan, Kuningan, Jawa Barat, berhak mendapatkan Tropy dari Dekanat FKIP USD, uang pembinaan Rp.1.500.000,00 dan piagam. Di samping pemenang yang ditentukan oleh juri, juga ada tim favorit versi pilihan penonton yang diraih oleh SD Pangudi Luhur Surakarta.
Himawan Hari Pramono, Ketua Panitia Parade Gamelan Anak 2011 menyatakan bahwa musik tradisional Indonesia jangan sampai terlupakan. "Sebagai orang Jawa, khususnya tinggal di P. Jawa, tidak lepas dari musik gamelan. Jangan sampai kesenian daerah tersebut tergusur oleh arus globalisasi. Saya dan rekan-rekan panitia merupakan calon guru yang akan berupaya melestarikan kesenian ini pada calon murid-murid kami nantinya," ucap Pram. Dia juga menambahkan bahwa saat anak belajar gamelan, kehalusan dan saling mengolah rasa secara tidak langsung ikut dipelajari. Hal ini akan terus terbawa saat mereka menjadi dewasa dan akan menjadikan karakter mereka halus serta penuh toleransi.
Harno, seorang Guru SD Kristen III Klaten yang menjadi salah satu peserta lomba gamelan menuturkan bahwa acara tersebut sangat baik dalam rangka pengembangan budaya Jawa. "Saya berharap agar acara seperti ini tetap diteruskan. Acara ini membantu generasi muda untuk mencintai kebudayaan mereka. Kami juga sudah berlatih secara khusus untuk acara ini, agar Juara II di tahun lalu dapat kami pertahankan," tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Sartono, Komite SDN 3 Klaten yang juga seorang Pengawas TK, SD, SDLB Kabupaten Klaten memuji peran USD dalam membina karakter murid. "Saya berharap perguruan-perguruan tinggi lain dapat mengikuti jejak USD dalam membentuk karakter bangsa. Jangan hanya mengejar promosi secara instan kepada siswa SMA saja," demikian tuturnya.
Berikut nama-nama peserta yang mengikuti Parade Gamelan Anak 2011: (1) SD N Gari III Wonosari, (2) SD N 2 Awirarangan - Jawa Barat, (3) SD Kanisius Sengkan, (4) SD N Klodangan, (5) SD Budi Mulia 2 Sedayu, (6) SD Pangudi Luhur Surakarta, (7) SD Pangudi Luhur Yogyakarta, (8) SD N Gunung Mulyo, (9) SD Kristen 3 Klaten, (10) SD N 3 Klaten, (11) SD Kanisius Baciro - Joannes Bosco, (12) SD N 1 Bandungan Jatinom. (Cell & BST)
 

  kembali