USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Pagelaran Sendratari "Dewi Sri" Sukses Meriahkan Dies Natalis USD yang ke-56

diupdate: 15 tahun yang lalu


Jumat (18/11) yang lalu, UKM Grisadha (Unit Kegiatan Mahasiswa Gerak dan Tari Sanata Dharma) yang bekerjasama dengan UKM Karawitan USD menggelar sendratari yang bertajuk "Dewi Sri". Pagelaran sendratari ini merupakan pagelaran ketiga yang diadakan oleh UKM Grisadha dan Karawitan USD setelah di tahun-tahun sebelumnya mengadakan sendratari "Roro Jonggrang" dan "Parasu". Pagelaran ini diadakan di Hall Selatan Kampus III Paingan Universitas Sanata Dharma.
Tepat pada pukul 19.00 pementasan sendratari Dewi Sri dimulai setelah diawali dengan sambutan yang diberikan oleh Dr. C. Kuntoro Adi, S.J., M.A., M.Sc. selaku Wakil Rektor III USD dan juga oleh Ketua Panitia. Adapun rangkaian tarian yang diperagakan dalam sendratari tersebut dimulai dengan Tari Jaipong yang berasal dari Jawa Barat yang menceritakan mengenai remaja mencari jati diri mereka. Setelah pementasan Tari Jaipong, dilanjutkan dengan Tari Aduh-Manis yang juga menceritakan mengenai pencarian jati diri remaja. Tari Jagones pun diperagakan melanjutkan tari Aduh-Manis, Jagones sendiri merupakan kepanjangan dari Jamu Gendong Kenes yang menceritakan mengenai penjual jamu gendong, tradisi masyarakat Jawa.
Kisah Dewi Sri inipun merupakan sebuah cerita dari Jawa yang mengisahkan tentang putri dari seorang dewa ular bernama Antaboga. Dewi Sri sendiri menjadi sesosok putri cantik yang membuat Batara Guru terpikat padanya, namun dewa-dewa tidak ingin Batara mempersunting Dewi Sri sehingga mereka mencoba membunuhnya. Tiara Pawestri mahasiswa PBI angkatan tahun 2010 berkesempatan menjadi pemeran Dewi Sri dalam pagelaran ini dan ia melakukannya dengan sangat baik sehingga membuat penonton terkesima dengan tarian-tariannya. Di samping itu, indahnya tari-tarian dan alunan gamelan jawa yang dipertontonkan oleh mahasiswa-mahasiswa anggota UKM Grisadha dan Karawitan pun mampu memukau penonton yang membanjiri hall selatan kampus III Paingan selama hampir 2 jam pementasan. Set panggung yang menawan dan pencahayaan yang indah pun menjadi daya tarik tersendiri dalam pementasan sendratari Dewi Sri tersebut. Walaupun cuaca agak mendung, namun pementasan sendratari ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses mendapatkan sanjungan dan tepuk tangan dari penonton yang memadati acara tersebut.
"Sendratari Dewi Sri yang diperagakan oleh para penari dan pengrawit hari ini luar biasa sekali, menurut saya ada peningkatan performa dari tahun yang lalu. Bagi saya pribadi sendratari tahun ini lebih baik dari tahun yang lalu", ujar Wieana Oktami salah seorang penonton yang menyaksikan sendratari tersebut. "Kami telah berusaha maksimal dan akan memberikan yang lebih baik lagi di tahun-tahun mendatang", sambung Tia salah satu panitia yang bertugas mendokumentasikan acara tersebut.
Sendratari ini pun menjadi sebuah rangkaian acara Dies Natalis USD yang ke-56 dan kiranya akan diadakan setiap tahunnya. Ini merupakan salah satu kegiatan yang menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian Dies Natalis karena kita dapat menyaksikan kesenian dan kreatifitas luar biasa yang diperagakan oleh mahasiswa-mahasiswa USD yang penuh kreatifitas. Maju Terus mahasiswa USD! (ptrck)

  kembali