
USD - Program Magister Kajian Budaya Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menyelenggarakan Kuliah Tamu dengan tema "Deleuze: Deteritorialisasi dan Kreativitas", yang menghadirkan Dr. Johanes Haryatmoko, SJ sebagai dosen tamu pada Rabu, 7 Oktober 2026 di Ruang Konferensi Raja Manggala, Gedung Pascasarjana Universitas Sanata Dharma. Agenda yang dibahas merupakan bagian dari materi di mata kuliah Filsafat Mutakhir Kebudayaan yang diampu oleh Min Seong Kim, Ph.D., dan Dr. Lucianus Suharjanto, SJ. Selain diikuti mahasiswa yang mengambil mata kuliah tersebut, kuliah ini juga dihadiri mahasiswa Magister Kajian Budaya dari berbagai angkatan, mahasiswa Magister Kajian Bahasa Inggris, mahasiswa Doktoral Kajian Budaya, serta para dosen Program Pascasarjana USD.
Dalam pengantarnya, Dr. L. Suharjanto, SJ., menyampaikan bahwa filsuf Perancis bernama Michel Foucault pernah menyatakan kalau abad ke-20 akan dikenang sebagai "abad Deleuzian". Artinya, pemikiran filsafat Gilles Deleuze akan banyak diperbincangkan dan diperdebatkan. Hal itu terbukti dengan semakin besarnya pengaruh dan popularitas filsafat Gilles Deleuze di kalangan akademisi, tak terkecuali di program Magister dan Doktor Kajian Budaya, USD. Sejumlah tesis dan disertasi mahasiswa memakai pemikiran Deleuze sebagai landasan teorinya. Karena itu, di kelas Filsafat Mutakhir Kebudayaan secara khusus membahas pemikiran Deleuze dengan menghadirkan Dr. Johanes Haryatmoko, SJ., yang pernah menempuh studi di Prancis dan menulis tentang Deleuze. Kuliah ini diharapkan dapat menjadi pengantar bagi mahasiswa untuk memahami aspek-aspek pemikiran dan konsep-konsep filsafat Gilles Deleuze.


Dr. Haryatmoko membingkai materinya dengan judul "Kreativitas Tanpa Pagar: Membedah Paradigma Deteritorialisasi dan Rhizome Gilles Deleuze". Secara runtut beliau memaparkan konsep-konsep kunci dari pemikiran Deleuze mulai dari "rhizome", "deteritorialisasi", "assemblage", "afek", "tubuh tanpa organ", "becoming", "heterogenesis", dan seterusnya. Untuk membantu penjelasannya, Dr. Haryatmoko menggunakan contoh-contoh karya seni mulai dari drama dan musik dalam Opera Salome, lukisan The Temptation of St. Anthony dari pelukis Pieter Bruegel dan Salvador Dali, hingga puisi dan novel. Contoh-contoh ini menjadi bahan analisis untuk dikaitkan dengan tema kreativitas.


Kuliah tamu ini berlangsung interaktif. Dosen maupun mahasiswa aktif bertanya dan menanggapi materi yang dipaparkan. Pertanyaan dan tanggapan sangat beragam, mulai dari implikasi politis dari konsep-konsep Deleuzian, persoalan tentang historisitasnya, hingga perbandingan dengan pemikiran Nietzsche, Ranciere, Derrida, Gramsci, Lacan, dan lainnya. Diskusi dan dinamika tersebut diperlukan tidak hanya untuk memperdalam wawasan mengenai pemikiran Deleuze, tetapi juga diharapkan menginspirasi mahasiswa dan dosen untuk mengkritik pemikirannya melalui pendekatan-pendekatan yang beragam.
Yulianus Febriarko - Mahasiswa S3 Kajian Budaya USD
Editor : Jean Pierre
Editor : Jean Pierre




