USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

USD Sukses Gelar ICEBMR Ke-5, Soroti Tantangan Ekonomi Digital dan Martabat Manusia di Asia

diupdate: 1 bulan yang lalu

USD — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sanata Dharma (USD) sukses menyelenggarakan konferensi internasional The 5th International Conference on Economics, Business, and Management Research (ICEBMR) pada Sabtu (5/9/2026). Mengusung tema besar "Digital Economy, Human Dignity, and Inclusive Transformation in Asia," konferensi tahunan ini dilaksanakan secara hibrida, mempertemukan para akademisi, peneliti, dan praktisi lintas negara secara daring maupun luring untuk mendiskusikan masa depan ekonomi global di era digital. Deretan pembicara kunci ternama yang hadir ialah Dr. William Chandra Tjhi dari AI Singapore, Father Dr. Balasundaram Ruturaj, S.J. dari St. Joseph's University di India, Dr. Luo Chuanyu dari Guangxi University di China, serta akademisi internal USD, Father Dr. Antonius Sumarwan, S.J.

3

Sebagai pihak pelaksana, Universitas Sanata Dharma memandang konferensi bergengsi ini sebagai wujud komitmen nyata institusi dalam merespons dinamika perubahan global yang sangat cepat. Transformasi ekonomi digital saat ini tidak hanya mengubah cara masyarakat dalam belajar dan bekerja, tetapi juga membawa tantangan sosial-ekonomi besar yang harus dipecahkan bersama. Konferensi ilmiah ini menjadi wadah diskusi akademis yang krusial untuk mengkaji isu kesenjangan digital, serta merumuskan strategi inklusif demi memastikan perkembangan teknologi tetap selaras dengan nilai kemanusiaan di kawasan Asia.

Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika USD, Dr. Lukas Purwoto, dalam sambutannya menekankan pentingnya mengarahkan perkembangan teknologi agar senantiasa berpihak pada kesejahteraan manusia. Ia menyoroti bahwa di balik optimisme efisiensi bisnis yang ditawarkan oleh digitalisasi, terdapat ancaman ketimpangan sosial bagi mereka yang belum memiliki akses atau literasi memadai. "Pertanyaan yang kita hadapi bukanlah apakah ekonomi digital akan terus berkembang, melainkan bagaimana kita akan mengarahkannya agar ia melayani kemanusiaan alih-alih memecah belahnya," ungkap Lukas secara tegas dalam pidato pembukanya.

1

Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Sanata Dharma, Prof. Ir. Sudi Mungkasi, S.Si., M.Math.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa perlindungan martabat manusia merupakan landasan moral utama yang tidak boleh dikesampingkan dalam arus pesat digitalisasi. Melalui sambutan hangat yang disampaikan secara daring via Zoom Meeting, beliau mengingatkan seluruh peserta global akan nilai luhur yang senantiasa dijunjung tinggi oleh segenap sivitas akademika USD. "Namun, sebagaimana tema kita hari ini, martabat manusia harus dihormati dan dilindungi. Dan perlu kami sampaikan bahwa perlindungan terhadap martabat manusia merupakan salah satu nilai inti di Universitas Sanata Dharma," tegas Prof. Sudi.

2

Melalui kesuksesan penyelenggaraan ICEBMR ke-5 ini, Universitas Sanata Dharma menaruh harapan besar agar seluruh gagasan ilmiah yang telah didiskusikan tidak berhenti sebagai wacana akademis semata, melainkan menjelma menjadi langkah nyata dalam mengawal disrupsi teknologi. Di tengah laju digitalisasi yang tak terbendung, tantangan masa depan menuntut lahirnya generasi yang tangguh sekaligus peka secara sosial. Hal ini selaras dengan visi abadi Universitas Sanata Dharma untuk senantiasa mendidik pribadi yang cerdas dan humanis, pribadi yang unggul secara intelektual dalam menguasai teknologi digital dan konsisten menggunakan ilmu tersebut untuk memanusiakan manusia serta mewujudkan keadilan sosial bagi sesama.




Humas - AK/ AC/ DRL/ GRC

  kembali