USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Pembukaan Konferensi ASEACCU ke-32, Universitas Sanata Dharma Menyatukan Keberagaman

diupdate: 3 minggu yang lalu

1

USD – Universitas Sanata Dharma (USD) bersama Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) sukses menyelenggarakan hari kedua Konferensi Tahunan Association of Southeast and East Asian Catholic Colleges and Universities (ASEACCU) ke-32. Acaraini mempertemukan 257 delegasi dari 16 institusi pendidikan tinggi Katolik se-Asia Tenggara, Asia Timur, dan Australia. Mengusung tema "Education, Hope, and Human Flourishing: Fostering Intercultural Encounter and Dialogue," kegiatan hari kedua ini dirancang sangat dinamis dengan membagi seluruh peserta ke dalam dua jalur program khusus secara paralel di dua kampus USD guna memperdalam esensi perjumpaan lintas budaya secara efektif, inklusif, dan mendalam.

Rangkaian acara pagi hari diawali dengan Misa Pembukaan yang khidmat di Kapel St. Bellarminus, Kampus 1 Mrican, disusul upacara pembukaan resmi di Auditorium Driyarkara yang dihadiri seluruh delegasi. Pembukaan ditandai oleh prosesi megah 15 bendera delegasi serta bunyi serentak mainan tradisional bambu "otok-otok" sebagai simbol penyatuan komitmen bersama seluruh perguruan tinggi anggota. Setelah itu, sesi akademis utama dibuka melalui Keynote Speech I oleh Professor Zlatko Skrbis, President of Australian Catholic University, bertajuk "The Good Life: Individual Flourishing." Ia menegaskan bahwa misi utama pendidikan tinggi Katolik harus melampaui pencapaian akademis belaka dan berfokus pada pembentukan karakter manusia yang utuh, tangguh, serta memiliki kepedulian sosial tinggi di masyarakat global.

2

Memasuki siang hari, program utama dibagi menjadi dua jalur berbeda guna mengoptimalkan ruang diskusi dan kolaborasi antarbudaya. Jalur pertama diperuntukkan bagi jajaran eksekutif dan fakultas yang menetap di Kampus 1 USD untuk mengikuti Panel Discussion II. Mengangkat subtema "Intercultural Encounter and Dialogue" dengan moderator Dr. Gregorius Sri Nurhartanto, Rektor UAJY, diskusi ini menghadirkan panelis internasional ternama seperti Rm. Vinai Boonlue dari (Thailand), Dr. Phon Sophal (Kamboja), dan Rm. Robert Kisala (Jepang).

Dalam sambutannya yang penuh apresiasi terhadap tingginya antusiasme peserta yang memecahkan rekor kehadiran konferensi, Rektor USD, Rm. Albertus Bagus Laksana, SJ, menekankan pentingnya kedekatan nyata dalam mengatasi perpecahan dunia, "Isolation is never the way to restore hope and bring about renewal. Rather, it is closeness. It is the culture of encounter," tutur Rm. Albertus Bagus Laksana, SJ.

Sementara itu, delegasi mahasiswa atau student delegates mengikuti jalur kedua berupa Student Workshop yang dipusatkan di Kampus 3 USD, Paingan. Lokakarya interaktif bertema "Wisdom Tradition, Holistic Education, and Modern Context" ini menerapkan metode partisipatif empat tahap: presentasi perwakilan delegasi, diskusi kelompok kecil, penyampaian gagasan pleno, dan refleksi penutup. Mahasiswa dibagi secara acak ke dalam 11 kelompok untuk mendiskusikan relevansi kearifan tradisional seperti konsep 'Jeong' dari Korea dan kearifan Dreamtime dari Australia dalam menghadapi tantangan modern seperti kesehatan mental. Nicole Precious Macalipayac, delegasi mahasiswa asal Filipina dari Colegio San Agustin-Bacolod, menyampaikan pandangan inspiratifnya.

"I do not see Filipino wisdom tradition and modern wisdom as opposites. Instead, I see them as something that can evolve together. Traditional values give us roots, while modern knowledge gives us new ways to respond to the world," jelas Nicole Precious Macalipayac.

3

Rangkaian kegiatan pada hari kedua ini ditutup secara sangat istimewa di Kampus 3 Paingan, Universitas Sanata Dharma melalui Gala Dinner. Acara makan malam kebersamaan yang hangat ini mempersatukan kembali seluruh elemen peserta, mulai dari jajaran eksekutif, dosen, hingga delegasi mahasiswa, dalam suasana persaudaraan yang erat, akrab, penuh sukacita, dan harapan yang sangat melimpah.

Momen kebersamaan yang indah ini tidak hanya menjadi penutup hari yang luar biasa, tetapi juga secara nyata memperkuat jejaring kerja sama erat, solidaritas global, serta komitmen bersama seluruh anggota keluarga besar ASEACCU demi kemajuan dan masa depan cerah pendidikan tinggi Katolik di seluruh penjuru dunia.




Humas USD

  kembali