USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Gelorakan Semangat "Hati yang Melayani", Mahasiswa Universitas Sanata Dharma Tuntaskan KKN LXXII

diupdate: 3 bulan yang lalu

1

USD – Riuh rendah suasana di Auditorium Driyarkara pada Rabu, 22 Juli 2026, menandai berakhirnya sebuah perjalanan transformatif bagi mahasiswa Universitas Sanata Dharma (USD). Acara Penarikan KKN Angkatan LXXII bukan sekadar seremonial formal, melainkan momen kepulangan para "pejuang sosial" yang baru saja menyelesaikan misi membangun kekuatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Kepala Pusat Kuliah Kerja Nyata (PKKN), Fidelis Chosa Kastuhandani, M.Hum, Ph.D., memberikan sambutan yang mengajak para mahasiswa untuk berrefleksi. Ia menekankan bahwa jika sebulan lalu ia bertanya tentang kesiapan terjun ke lapangan, kini pertanyaannya telah berubah. "Sudah siapkah untuk menjadi lulusan yang cerdas dan memiliki hati yang melayani?" tegasnya, merujuk pada wawasan dan pengalaman baru yang dibawa mahasiswa dari tempat pelaksanaan KKN.

2

Dari ternak hingga swasembada pangan, menjadi sisi menarik dari KKN periode ini melalui keterlibatan mendalam mahasiswa dalam denyut nadi kehidupan warga. Jelo, salah satu peserta, mengisahkan bagaimana hari-harinya diisi dengan agenda padat lebih dari 8 jam. Bukan di depan laptop, melainkan di kandang memberi makan sapi dan kambing, menjemput anak sekolah, hingga mempererat keakraban melalui pertandingan bola dan voli bersama warga desa.

Kisah tak kalah heroik datang dari Flora. Ia terjun langsung mendukung program swasembada pangan dengan menanam cabai di lahan seluas satu hektar dan membajak sawah. Pengalaman uniknya bahkan mencakup kegiatan "uji nyali" saat membantu perangkat desa (dukuh) yang memperkuat mentalitasnya di lapangan.

3

Wakil Rektor I USD, Prof. Ir. Sudi Mungkasi, Ph.D., mengamati bahwa KKN telah menjadi ruang inkubasi karakter yang luar biasa. Ia mencatat adanya perkembangan signifikan pada aspek empati, kepedulian, dan kemampuan hidup bermasyarakat yang muncul secara natural selama kegiatan berlangsung. "Semoga ini menjadi life-long learning (pembelajaran sepanjang hayat)," harap Prof. Sudi, menegaskan bahwa meskipun masa KKN di desa telah usai, panggilan untuk terus belajar dan mengabdi sebagai manusia yang utuh baru saja dimulai.

4

Meski tugas di lokasi pengabdian telah usai, pesan utama dari penarikan ini sangat jelas, bahwa KKN menumbuhkan panggilan untuk terus belajar dan melayani masyarakat, dan akan selalu melekat dalam diri setiap mahasiswa Universitas Sanata Dharma.




JE/GRC/DRL

  kembali