USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Mahasiswa Program Kerjasama Universitas Sanata Dharma Berdiskusi Dengan Perwakilan Pemda Asmat

diupdate: 3 bulan yang lalu

1

USD - Hari ini Kamis 23 Juli 2026, sebanyak 32 residen yang mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Daerah (Pemda) Asmat untuk berkuliah di Universitas Sanata Dharma (USD) memenuhi undangan untuk bertemu dan berdiskusi dengan Rikover A. Rumkorem selaku Pelaksana Tugas Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Daerah (Plt. Kabag Kesra) Pemda Asmat, bertempat di Ruang Kadarman, Gedung Administrasi Pusat, Kampus II Mrican. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Caecilia Tutyandari, Ph.D. (Wakil Rektor IV), Albertus Agung Sanjaya (Sekretaris Wakil Rektor IV), Yuridixta Menavia (Kepala BKHI), dan Emanuel Bele Bau (Pamong Student Residence).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh perhatian, dan menjadi kesempatan yang baik bagi para residen mendengarkan secara langsung harapan pemerintah daerah terhadap pendidikan mereka di Yogyakarta. Sebagai pengantar, perwakilan Pemda membagikan kisah perjuangan ketika menempuh kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.

Beliau menceritakan bagaimana beratnya kehidupan sebagai mahasiswa perantau masa itu. Selain wajib mengikuti Ujian Negara Cicilan (UNC) yang tidak mudah, kondisi ekonomi keluarga pun sangat terbatas. Kiriman uang bulanan Rp200,000 hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan secara sangat sederhana. Beliau bahkan harus berjalan kaki dari Kalasan ke kantor Pos terdekat di Mrican untuk mengambil wesel, kadang meminjam sepeda ontel teman atau pemilik kos agar bisa mencapai tempat yang ditujunya. Menyadari bakatnya di bidang sepak bola, Beliau aktif mengikuti klub sepak bola di Sleman agar bisa menghasilkan uang saku tambahan.

Kisah tersebut menjadi kesaksian bahwa keterbatasan hidup bukanlah penghalang untuk menyelesaikan pendidikan. Berangkat dari pengalaman itu, Beliau mengajak para residen untuk sungguh- sungguh mensyukuri kesempatan yang telah diberikan Pemda Asmat. Seluruh kebutuhan utama, mulai dari biaya kuliah, tempat tinggal di asrama, kegiatan pengembangan diri, uang saku bulanan, hingga biaya pengobatan apabila sakit, ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah. Semua dukungan itu diberikan dengan harapan agar para mahasiswa dapat fokus belajar, mengembangkan diri, dan menyelesaikan studi tepat waktu.

Beliau juga mengingatkan bahwa kesempatan ini merupakan sebuah kepercayaan yang tidak diperoleh semua pemuda Asmat. Oleh karena itu, para residen diharapkan menjaga diri dari hal- hal yang dapat menghambat masa depannya, seperti penyalahgunaan minuman keras maupun perilaku lain yang dapat menggagalkan studi. Fokus utama selama berada di USD adalah belajar dan berlatih mempersiapkan diri agar kelak siap diutus mengabdi di daerah asalnya.

2

Dalam kesempatan tersebut, Beliau juga menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini mengalami penyesuaian sebagai bagian dari kebijakan nasional. Oleh sebab itu, setiap penerima beasiswa diharapkan mampu memanfaatkan dukungan yang telah diberikan pemerintah daerah dan USD dengan menunjukkan tanggung jawab melalui capaian prestasi akademik serta kelulusan yang tepat waktu. Harapan besar Pemda Asmat dan USD agar para alumni nantinya kembali ke daerah asal untuk mengambil bagian dalam pembangunan, terutama di bidang pendidikan.

Saat ini pemerintah daerah masih harus mendatangkan tenaga pendidik dari luar daerah untuk melayani sekolah- sekolah di wilayah pedalaman. Untuk menjamin mutu tenaga pendidikan, maka selama ini pemerintah daerah bekerja sama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USD untuk melakukan uji kompetensi tenaga Pendidikan di Asmat.

Pertemuan yang singkat ini, diharapkan menjadi pengingat yang kuat bahwa beasiswa bukan hanya bantuan pendidikan semata, tetapi juga sebuah amanah serta investasi pemerintah daerah dan misi kemanusiaan USD bagi generasi muda Asmat. Diharapkan seluruh residen semakin termotivasi untuk belajar dengan tekun, menjaga kepercayaan yang telah diberikan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang berkompeten, berkarakter, serta siap mengabdi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Asmat.

3

Pada sesi tanya jawab beberapa residen memberikan usulan terkait bantuan laptop bagi yang sedang menyusun tugas akhir, bantuan uang transportasi bagi yang sedang menjalani kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), bantuan uang kos bagi residen yang telah tinggal di luar Student Residen Kampus III Paingan, dan sangat berharap agar pimpinan USD berkenan kembali mengoperasikan bus dari Student Residen ke kampus Mrican setiap hari kuliah. Untuk semua usulan ini Beliau menampung dengan baik serta berjanji akan meneruskan kepada Bupati dan pimpinan USD agar bisa ditindaklanjuti secara bijaksana.

Pertemuan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Pamong Student Residence, mohon berkat, penyertaan, dan bimbingan kasih Tuhan agar para residen mampu menghargai setiap kepercayaan yang telah diterima, tekun dalam belajar, rendah hati dalam pergaulan, serta setia dalam cita- cita sebagai satu keluarga di rantauan untuk kelak kembali mengabdi bagi masyarakat Asmat, Amin.




Emanuel Bele Bau
Editor : Jean Pierre

  kembali