Hari dan peringatan Sumpah Pemuda kembali menghantarkan Universitas Sanata Dharma untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan "Youth For Climate Change" yang diselenggarakan di Sawangan, Depok, Jawa Barat pada tanggal 28-30 Oktober 2011.
Youth For Climate Change merupakan kegiatan pertemuan lintas agama dan lintas budaya se Indonesia yang diselenggarakan oleh Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) yang langsung di ketuai oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Acara yang bertema "Bertanah Air Satu, Tanah dan Air Indonesia" ini menggerakkan Universitas Sanata Dharma untuk ikut terlibat dalam menyadarkan kepedulian kaum muda (red: Mahasiswa) pada masalah lingkungan dan pemanasan global.
Enam orang mahasiswa yang berasal dari tiga organisasi: BEMU, UKM MAPASADHA, dan HMPS Biologi menjadi utusan Universitas Sanata Dharma untuk hadir dan berdinamika di tengah berbagai kalangan mahasiswa yang berasal dari beragam universitas di Indonesia.
Sambutan hangat dalam upacara pembukaan langsung disampaikan oleh Utusan Khusus Presiden untuk pengendalian perubahan iklim yakni oleh Bapak Prof. Ir. Rachmat Witoelar yang dilaksanakan di gedung Wisma Bank Mandiri, Jakarta Kota.
Seminar tentang Wawasan Kebangsaan yang menghadirkan tiga tokoh pembicara yang berasal dari berbagai kalangan seperti Ibu Khofifah I.P, Imam Prasojo dan Denny Indrayana mampu membangkitkan semangat para mahasiswa untuk mengenal dan mencintai Indonesia sebagai satu kesatuan utuh. Pembicara dalam seminar ini merupakan tokoh-tokoh yang di antaranya merupakan salah satu Sekretaris Satuan Tugas pemberantasan Mafia Hukum dan seorang mantan menteri.
Diskusi, acara kebersamaan dan malam keakraban (Makrab) serta menanam pohon di Sawangan, Depok menjadi rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara bersama oleh seluruh mahasiswa yang berasal dari berbagai kalangan universitas di Indonesia.
Sebagai angkatan pertama Youth For Climate Change, seluruh mahasiswa akhirnya berhasil mencetuskan Ikrar Pemuda Youth For Climate Change. Sumpah Youth For Climate Change ini diharapkan menjadi semangat dan titik awal dalam mengajak kaum muda untuk mewarisi semangat kebangsaan serta mewujudkan kepedulian pada perubahan iklim dan lingkungan hidup khususnya tentang Tanah dan Air. (SF)




