USD - Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma merayakan Dies Natalis ke-33 pada Senin, 27 April 2026. Perayaan Ekaristi berlangsung begitu khidmat di Kapel Bellarminus dan dipimpin oleh Romo Jakobus Aditya Christie Manggala, SJ, M.Fil., bersama Romo Heri Setyawan, SJ, S.S., M.A. Perayaan ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen serta segenap tenaga kependidikan yang secara bersama mensyukuri perjalanan 33 tahun Fakultas Sastra dalam dunia akademik.


Dalam Perayaan Ekaristi ini, Romo Aditya menekankan bahwa sastra memiliki peran penting dalam kehidupan iman dan sosial. Sastra hadir sebagai ruang refleksi yang menjaga sejarah, nilai kemanusiaan dan pengalaman kolektif agar tidak dilupakan. Beliau juga menyampaikan bahwa sastra bukan hanya karya estetis, tetapi juga memiliki dimensi profetik. “Sastra memiliki sisi profetik yang menuntut keberanian sekaligus menjadi pintu gerbang untuk merawat ingatan bersama.”


Dalam homilinya, Romo Aditya juga mengajak setiap yang hadir untuk merefleksikan bahwa sastra adalah media integrasi antara iman, ilmu dan keberpihakan pada mereka yang lemah serta terpinggirkan. Sastra memiliki dua kekuatan yang tersirat, yaitu berani dan pintu gerbang untuk merawat ingatan. Dengan kekuatan ini dan perjalanan yang cukup panjang, Fakultas Sastra dituntut untuk terus berani dan terus berkarya.
Setelah Perayaan Ekaristi berakhir, Dr. Tatang Iskarna selaku Dekan Fakultas Sastra menyampaikan sambutannya. Beliau menyampaikan apresiasi atas perjalanan Fakultas Sastra selama 33 tahun dalam membangun akademik yang mampu berelevansi dengan zaman sekarang. Beliau menegaskan bahwa keberlanjutan institusi tidak hanya bergantung pada capaian akademik,tetapi juga pada kolaborasi seluruh sivitas akademika. “Dies Natalis ini menjadi momentum untuk memperkuat kompetensi, kesadaran, kasih sayang, dan komitmen sebagai fondasi bersama dalam membangun masa depan fakultas.”


Perayaan Ekaristi Dies Natalis ini menjadi momen reflektif sekaligus memperkuat keberadaan sastra. Melalui doa, homili, dan kebersamaan dalam perayaan iman, Fakultas Sastra diharapkan terus bertumbuh sebagai komunitas akademik yang berani berkarya, menjaga ingatan sejarah, serta menghadirkan nilai kasih, keadilan, dan kemanusiaan dalam perjalanan menuju masa depan.
Humas - AC/ER




