
Pada tanggal 7-13 Desember 2025, USD kembali mendapat kepercayaan dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendiidikan Dasar dan Menengah sebagai Perguruan Tinggi mitra Puspresnas untuk menyelenggarakan pelatihan Bina Talenta Indonesia (BTI) tahap 2. Setelah bulan November lalu sukses menggelar pelatihan bagi guru pemandu talenta bidang STEM, pada periode ini pelatihan dilakukan bagi pemandu talenta bidang Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Kegiatan ini diikuti 40 orang guru pemandu talenta dari berbagai wilayah Indonesia seperti Jawa Tengah, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Sulawesi. Para guru tersebut terpilih dari antara ratusan guru yang sebelumnya mengikuti pelatihan pemandu talenta bidang KKA secara daring.
Kedatangan peserta pada hari Minggu 7 Desember 2025 di hotel Merapi Merbabu disambut secara semi formal oleh WR 1, Dekan FST USD, serta para narasumber dan panitia dari USD. Pelatihan dibuka resmi pada hari Senin 8 Desember 2025 dengan moda hybrid oleh Ketua Pusat Prestasi Nasional. Dr. Maria Veronika Irene Herdjiono secara serempak bersama seluruh peserta yang mengikuti pelatihan serupa di 7 perguruan tinggi lain yang terpilih sebagai mitra Puspresnas dalam program BTI ini. Setiap perguruan tinggi mitra diberi keleluasaan untuk merancang materi pelatihan dengan acuan berbagai ajang prestasi siswa nasional yang diselenggarakan di Indonesia.

USD secara khusus memfokuskan pelatihaan untuk membantu para guru menyiapkan siswa mengikuti ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Untuk itu, para peserta diperkenalkan konsep mengenai Internet of Things (IoT) sebagai salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam mengatasi berbagai persoalan. Secara khusus, domain persoalan yang diangkat adalah mengenai pemanfaatan IoT dalam bidang pertanian.
Selain memahami konsep dasar IoT, para peserta pelatihan juga mendapatkan seperangkat kit ESP32 untuk mempraktekkan konsep tersebut dengan merakit kit menjadi beberapa modul menggunakan berbagai macam sensor seperti sensor untuk mengenali suhu dan kelembapan sehingga dapat dimanfaatkan untuk dunia pertanian, sensor ultrasonic untuk mengenali jarak sehingga bisa membuka palang pintu secara otomatis, sensor suara yang dapat dipakai untuk menyalakan lampu secara otomatis, dan sebagainya. Materi disampaikan bergantian oleh 7 orang narasumber dari program studi Informatika, Matematika, dan Teknik Elektro FST USD yaitu Romo Hari Suparwito, SJ, M.App.IT., Dr. Sri Hartati Wijono, Dr. Puspaningtyas Sanjoyo Adi, Y.G. Hartono, Ph.D., Ir. A. Bayu Primawan, D.Tech.Sci., Ir. PH Prima Rosa, M.Sc., dan Ir. Kartono Pinaryanto, M.Cs. Pelaksanaan kegiatan juga didukung oleh beberapa mahasiswa dari ketiga prodi di FST sebagai asisten, serta para laboran.

Meet with Scientist
Pengalaman praktik merakit kit IoT selanjutnya diteguhkan dengan pengalaman berjumpa praktisi yang menerapkan teknologi untuk mewujudkan Sustainable Farming dalam kegiatan Meet with Scientist yang diselenggarakan pada hari ketiga pelatihan. Salah satu mitra strategis FST USD yaitu Beehives Drones, sebuah perusahaan perusahaan teknologi drone inovatif asal Indonesia yang berfokus pada pengembangan solusi drone untuk berbagai bidang termasuk pertanian, diundang hadir di Kampus 3 Paingan. Dua orang narasumber dari Beehives Drones yaitu Vincentius Kurnia Oktavianno, S.T. dan Yudhistira Galang Pravasta, S.P. memaparkan bagaimana teknologi drone dimanfaatkan untuk memetakan data area pertanian dan perkebunan, kemudian mengolah data hasil pemetaan untuk meningkatkan efisiensi inspeksi lapangan, mengevaluasi kondisi tanaman, maupun memprediksi hasil panen. Para peserta juga melihat demo bagaimana menerbangkan drone untuk pemetaan di Kampus Paingan.
Selanjutnya, para peserta juga melakukan kunjungan ke Kursus Pertanian Taman Tani (KPTT) Salatiga untuk makin memahami bagaimana konsep Sustainable Farming dihidupi secara nyata dan menjadi filosofi KPTT Salatiga, serta melihat pemanfaatan IoT hasil karya mahasiswa FST dalam bimbingan Bapak Damar Widjaja, Ph.D. untuk melakukan penyiraman otomatis di salah satu area kebun KPTT Salatiga.
Pengalaman praktik merakit kit IoT selanjutnya diteguhkan dengan pengalaman berjumpa praktisi yang menerapkan teknologi untuk mewujudkan Sustainable Farming dalam kegiatan Meet with Scientist yang diselenggarakan pada hari ketiga pelatihan. Salah satu mitra strategis FST USD yaitu Beehives Drones, sebuah perusahaan perusahaan teknologi drone inovatif asal Indonesia yang berfokus pada pengembangan solusi drone untuk berbagai bidang termasuk pertanian, diundang hadir di Kampus 3 Paingan. Dua orang narasumber dari Beehives Drones yaitu Vincentius Kurnia Oktavianno, S.T. dan Yudhistira Galang Pravasta, S.P. memaparkan bagaimana teknologi drone dimanfaatkan untuk memetakan data area pertanian dan perkebunan, kemudian mengolah data hasil pemetaan untuk meningkatkan efisiensi inspeksi lapangan, mengevaluasi kondisi tanaman, maupun memprediksi hasil panen. Para peserta juga melihat demo bagaimana menerbangkan drone untuk pemetaan di Kampus Paingan.
Selanjutnya, para peserta juga melakukan kunjungan ke Kursus Pertanian Taman Tani (KPTT) Salatiga untuk makin memahami bagaimana konsep Sustainable Farming dihidupi secara nyata dan menjadi filosofi KPTT Salatiga, serta melihat pemanfaatan IoT hasil karya mahasiswa FST dalam bimbingan Bapak Damar Widjaja, Ph.D. untuk melakukan penyiraman otomatis di salah satu area kebun KPTT Salatiga.
Kegiatan Tindak Lanjut
Berbagai materi dan pengalaman ekskursi yang diikuti oleh peserta selanjutnya direfleksikan, dirangkum, dan dituangkan oleh para guru peserta pelatihan dalam rencana pembelajaran bagi para siswa serta mempraktekkan rencana pembelajarannya dalam bentuk micro teaching di dalam 7 kelompok kecil bersama para narasumber dari USD. Kegiatan micro teaching ini juga disiarkan secara live melalui kanal youtube Puspresnas sehingga bisa disimak oleh guru maupun siswa dari berbagai tempat, Untuk mendukung rencana tindak lanjut para peserta, USD juga memberikan kesempatan pendampingan secara daring dalam waktu 4 minggu di semester depan
Penutupan
Berbagai materi dan pengalaman ekskursi yang diikuti oleh peserta selanjutnya direfleksikan, dirangkum, dan dituangkan oleh para guru peserta pelatihan dalam rencana pembelajaran bagi para siswa serta mempraktekkan rencana pembelajarannya dalam bentuk micro teaching di dalam 7 kelompok kecil bersama para narasumber dari USD. Kegiatan micro teaching ini juga disiarkan secara live melalui kanal youtube Puspresnas sehingga bisa disimak oleh guru maupun siswa dari berbagai tempat, Untuk mendukung rencana tindak lanjut para peserta, USD juga memberikan kesempatan pendampingan secara daring dalam waktu 4 minggu di semester depan
Penutupan
Kegiatan pelatihan ditutup resmi pada hari Jumat 13 Desember 2025 secara hybrid oleh Ketua Puspresnas. Dalam kesempatan tersebut, diumumkan juga 5 peserta yang memperoleh skor tertinggi dalam pelatihan yaitu Bapak Uki Waluyo, S.Pd.,Gr (SMPN 1 Brang Ene Sumbawa Barat), Ibu Umi Kalsum, S.Pd., Gr. (SMP Islam Terpadu Al-Fahmi Palu), Ibu Lailan Fauzana, S. Pd., Gr. (SMP Negeri 8 Banjarbaru Kalimantan Selatan), Ibu Kurnia Henderika Alberthus, B.Ed., S.Pd. (SMP Kristen Rantepao Toraja), dan Ibu Halimah, S.Pd. (SMP Negeri Satu Atap 2 Lenek Lombok Timur).
Para peserta merasa sangat bersyukur memperoleh kesempatan pelatihan yang membukakan wawasan akan banyak hal yang membantu mereka untuk merancang kegiatan bagi para siswa mengasah potensi dan meraih prestasi. Di samping itu para peserta menyatakan syukur dan terima kasih kepada USD karena telah memberikan pelayanan yang sangat baik dan sesuai dengan moto USD yang cerdas dan humanis, sebagaimana diungkapkan oleh Ibu Sisilia Manalu, S.Pd. dari SMP Katolik Santo Paulus Palangkaraya yang mewakili peserta dalam acara penutupan.
(PR – Informatika USD)




