USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Kalkulus Jadi Ajang Unjuk Bakat: Sadhar CalL 2025 Kembali Digelar

diupdate: 11 bulan yang lalu

Sadhar Call 2025

Yogyakarta — Kalkulus kembali menjadi panggung unjuk kemampuan bagi para mahasiswa dari berbagai daerah. Pada bulan Oktober dan November ini, Program Studi Matematika dan Pendidikan Matematika Universitas Sanata Dharma (USD) kembali menggelar Sanata Dharma Calculus League (Sadhar CalL) tahun 2025, sebuah kompetisi tahunan yang telah memasuki tahun penyelenggaraan ketujuh. Tahun ini sebanyak 67 tim beradu kecermatan dan ketangkasan dalam babak penyisihan yang digelar secara daring pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025.

Sadhar Call 2025

Sanata Dharma Calculus League (SadharCalL) 2025 terus menerima sambutan baik dari mahasiswa di seluruh Indonesia. Hal ini tercermin dari babak penyisihan yang diikuti oleh enam puluh tujuh tim dari berbagai wilayah, mencakup Sumatera, Jawa, dan Bali. Keberagaman peserta dalam kompetisi ini cukup menonjol. Mahasiswa dari Universitas Andalas dan Universitas Lampung mewakili Pulau Sumatera, sementara partisipan dari Bali berasal dari Universitas Pendidikan Ganesha. Jangkauan asal perguruan tinggi ini menunjukkan bahwa SadharCalL semakin dikenal luas dan menarik perhatian banyak kampus di seluruh Indonesia. Selain itu, kehadiran satu tim dari SMA Negeri 1 Yogyakarta menjadi perhatian khusus. Partisipasi ini istimewa karena jarang sekali tim dari tingkat SMA mampu ikut bersaing dalam ajang kalkulus level perguruan tinggi.

Babak kualifikasi dilakukan dengan mengerjakan 40 soal-soal kalkulus pilihan ganda dan dilakukan secara daring. Dari hasil penilaian, panitia menetapkan 25 tim dengan skor tertinggi untuk melaju ke babak semifinal. Selain tim-tim dari universitas di Pulau Jawa, tim dari Universitas Lampung dan Universitas Pendidikan Ganesha berhasil merebut kursi menuju semifinal.

Sadhar Call 2025

Babak semifinal dan final dilaksanakan pada hari Sabtu, 8 November 2025, secara luring di Kampus II Universitas Sanata Dharma. Pada babak semifinal, setiap tim mengerjakan lima soal uraian selama 100 menit. Lima tim dengan skor terbaik akan melaju pada babak final. Hal yang patut dicatat bahwa tahun ini salah satu tim dari Universitas Sanata Dharma, Franz Sebastian Soetrisno dari Program Studi Pendidikan Matematika dan Syaharani Ariandi Putri dari Program Studi Matematika, berhasil lolos ke babak final.

Pada babak final, kepada peserta diberikan satu soal untuk dikerjakan selama 15 menit dan setelah itu mereka melakukan presentasi di hadapan dewan juri. Dewan juri akhirnya menetapkan tim dari Universitas Padjadjaran sebagai juara 1. Juara 2 dan 3 diraih berturut-turut oleh tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember dan Universitas Gadjah Mada.




Eko Budi Santoso, S.J.

  kembali