USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Siswa SD Eksperimental Mangunan Belajar Panel Surya dan Generator Listrik

diupdate: 12 bulan yang lalu

Panel Surya

Suasana belajar penuh semangat tampak di SD Eksperimental Mangunan saat 25 siswa mengikuti Workshop Energi Alternatif: Panel Surya dan Generator Listrik pada 23 September 2025. Kegiatan ini menjadi ajang eksplorasi sains yang seru dan aplikatif, menghadirkan pengalaman langsung tentang bagaimana energi alternatif dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Workshop ini merupakan kolaborasi antara SD Eksperimental Mangunan dan Program Studi Teknologi Elektromedis, Fakultas Vokasi, Universitas Sanata Dharma. Workshop ini merupakan kegiatan lanjutan dari workshop sebelumnya tentang Aplikasi Gaya. Kegiatan didampingi oleh guru Vika Traditya serta empat mahasiswa fasilitator yaitu Dian Christian, Devi Yuliani Seran, Andry Warih, dan Ivana Moren, dengan Agatha Mahardika sebagai dosen pendamping.

Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi interaktif mengenai konsep energi terbarukan, diikuti dengan kuis singkat yang membuat suasana belajar semakin hidup. Setelah itu, para siswa dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing didampingi satu fasilitator untuk membuat proyek aplikasi energi alternatif, yaitu mobil tenaga surya, kincir angin pembangkit listrik, generator pasang surut dan generator engkol mekanik.

Selama proses pembuatan, terlihat antusiasme tinggi dari para siswa. Mereka aktif berdiskusi dengan fasilitator, mencoba berbagai cara agar proyek mereka dapat berfungsi dengan baik. Setelah proyek selesai, setiap kelompok mempresentasikan hasil karyanya di depan peserta lain.

Panel Surya

Menurut guru pendamping Vika Traditya, kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan siswa tentang energi, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis dan kerja sama tim. “Anak-anak jadi tahu bahwa energi bisa didapat dari sumber yang ramah lingkungan dan bisa dikembangkan dengan kreativitas mereka sendiri,” ujarnya.

Dosen pendamping Agatha Mahardika menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa Teknologi Elektromedis untuk berbagi ilmu dan menumbuhkan semangat eksplorasi sains sejak dini. “Melalui kegiatan seperti ini, siswa SD bisa mengenal teknologi dengan cara yang menyenangkan dan aplikatif,” tuturnya.

Workshop diakhiri dengan sesi refleksi dan foto bersama. Keceriaan terpancar dari wajah para siswa yang bangga dengan karya mereka. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa belajar sains bisa menyenangkan, inspiratif, dan penuh makna.




AM - Vokasi

  kembali