
Universitas Sanata Dharma melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan kegiatan “Pemaparan dan Masukan Rencana Induk Penelitian (RIP) serta Rencana Strategis (Renstra) Pengabdian Kepada Masyarakat untuk periode 2026 hingga 2030”. Acara diskusi strategis ini dilangsungkan pada hari Jumat, 17 Oktober 2025, bertempat di Ruangan Seminar Driyarkara.
Tujuan utama diselenggarakannya diskusi ini untuk memastikan terciptanya sinergi dan kolaborasi yang kuat dalam pelaksanaan penelitian yang dilakukan oleh universitas, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. Guna menjamin kualitas dan relevansi rencana strategis tersebut, Universitas Sanata Dharma menghadirkan narasumber kunci dari pemerintah, yaitu Prof., Apt, I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., yang menjabat sebagai Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiksaintek. Diskusi tersebut turut dihadiri oleh Rektorat yang diwakili oleh Wakil Rektor 1, Pejabat Struktural, Dekan Fakultas, Kepala Program Studi, serta Kepala Lembaga-lembaga di lingkungan Universitas Sanata Dharma. Selain itu, turut hadir pula Mitra Dunia Usaha Dunia Industri dan tim inti penyusun Rencana Induk Penelitian serta tim penyusun Renstra Pengabdian Kepada Masyarakat.

Kegiatan diskusi resmi dibuka oleh Wakil Rektor 1, Prof. Ir. Sudi, Mungkasi, Ph.D.. Dalam sambutannya, Prof. Sudi menekankan urgensi dari pembaruan dokumen strategis ini. RIP dan Renstra tersebut wajib diperbarui secara berkala, yakni setiap 5 tahun sekali. Prof. Sudi juga menggarisbawahi peran vital dokumen ini, tidak hanya sekedar formalitas, melainkan sebagai pedoman institusional yang wajib dipenuhi.
“RIP dan Renstra diperbarui setiap 5 tahun sekali. Dokumen ini penting karena sebagai pegangan bagi Universitas Sanata Dharma dalam standar yang dipenuhi untuk pelaksanaan pengabdian ke masyarakat. Kaitannya tidak hanya institusional, namun juga pada capaian pembelajaran dari seluruh mahasiswa”

Setelah sambutan pembuka dari Prof. Sudi, acara dilanjutkan dengan presentasi dari Tim Rencana Induk Penelitian, diikuti oleh presentasi dari Tim Rencana Strategis Pengabdian Kepada Masyarakat. Sesi berikutnya kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tanggapan dan masukan mendalam dari narasumber, yang kemudian membuka sesi Diskusi dan Tanya Jawab dengan seluruh hadirin. Kehadiran Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemdiksaintek serta perwakilan dari Dunia Usaha dan Dunia Industri menunjukkan keseriusan Universitas Sanata Dharma dalam menyelaraskan peta jalan riset dan pengabdiannya agar sejalan dengan kebutuhan pembangunan nasional dan standar capaian yang berlaku, terutama dalam periode 2026 hingga 2030.
JP/CK - Humas
JP/CK - Humas




