USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Eksplorasi Budaya dan Potensi Lokal: Dosen dan Mahasiswa FE USD Laksanakan PKM di Desa Purwosari

diupdate: 1 tahun yang lalu

PKM

Kulon Progo
— Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma (USD) kembali menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Tahun ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Wisata Purwosari, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini melibatkan sejumlah dosen dan mahasiswa yang secara aktif turut dalam berpartisipasi dalam kegiatan observasi, penelitian, serta interaksi langsung dengan masyarakat desa.
 
Salah satu focus pendampingan adalah optimalisasi social media marketing secara khusus Instagram. Social media marketing Desa Wisata Purwosari yang sudah aktif perlu diintegrasikan sehingga tersentralisasi pada pengelola Desa Wisata Purwosari. Update konten diperlukan dalam rangka optimalisasi pemasaran. Optimalisasi pemasaran melalui sentralisasi social media marketing mejadi bagian penting untuk ketermudahan wisatawan dalam memperoleh informasi terkait Desa Wisata Purwosari secara menyeluruh.
 
Selain itu, dipandu oleh salah satu tokoh masyarakat, Bapak Kis, dosen dan para mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat struktur dan ciri khas desa. Fokus kunjungan kegiatan adalah kunjungan ke berbagai lokasi, seperti Sekretariat Desa, Teh Gumilir, Susu Kambing Etawa, Homestay, Kopi Tumpang Sari, Mitaro Craft, Kebun Salak, dan juga Gula Jawa. Melalui kegiatan ini, dosen dan mahasiswa tidak hanya melakukan pengamatan, tetapi juga berdiskusi langsung dengan warga terkait pengelolaan sumber daya desa. Dari hasil wawancara dan observasi, diketahui bahwa Desa Wisata Purwosari memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, khususnya dalam pengolahan teh hijau secara tradisional dan juga kopi yang memiliki rasa yang khas yaitu pahit dan asam.
 
Rombongan kemudian mengunjungi Teh Gumilir, melihat langsung proses pengolahan mulai dari pemetikan daun, penggilingan, hingga pengemasan. Selanjutnya, mengunjungi peternakan kambing etawa dan mencoba memberi pakan serta memerah susu secara manual. “Kambing Etawa ini memang ukurannya lebih besar dari kambing biasanya,” ujar Pak Kis.

PKM

Perjalanan berlanjut ke Arumdalu Homestay, salah satu penginapan lokal di desa wisata ini. Homestay merupakan salah satu syarat penting dalam pengembangan sebuah Desa Wisata. 
 
Setelah itu, mengunjungi Kopi Tumpang Sari, sebuah usaha kopi lokal yang lokasinya tidak jauh dari homestay. Di tempat ini, dikenalkan pada proses produksi kopi, mulai dari fermentasi, penggilingan, hingga penyeduhan. Pengalaman mencicipi langsung cita rasa  khas kopi Purwosari menjadi hal yang penting dalam pemasaran terutama terkait “experience marketing”
 
Kegiatan berlanjut ke Mitaro Craft, sebuah usaha kerajinan tangan berbahan dasar daun pandan. Produk-produk yang dihasilkan antara lain tas, karpet, dan keranjang. Para wisatawan akan diajak untuk berproses dalam pembuatan kerajinan secara langsung.
 
Kebun Salak dan memetik buah langsung dari pohonnya juga menjadi bagian dari paket wisata yang ditawarkan. Salak yang dibudidayakan di wilayah ini dikenal memiliki rasa yang lebih asam dan berair. Selain itu, di sentra produksi Gula Jawa, wisatawan akan diberikan pengalaman dalam proses pengolahan gula dari tahap pengentalan hingga pencetakan dan mencicipi gula jawa segar dengan rasa manis alami dan aroma yang khas dari kelapa.
 
Melalui kegiatan PKM ini, dosen dan mahasiswa turut berkontribusi dalam mengenal dan mempromosikan potensi lokal Desa Wisata Purwosari. Diharapkan, kegiatan ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna memperkuat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal.


  kembali