USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Prodi PBSI Suguhkan Cita Rasa Tradisional Indonesia ke Mahasiswa Sophia University

diupdate: 1 tahun yang lalu

Kunjungan 70 mahasiswa Sophia University, 28 Agustus 2025 9dok. PBSI)

USD - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Sanata Dharma (USD) kembali menjadi tuan rumah kegiatan pertukaran budaya internasional dengan menyambut 70 mahasiswa Sophia University Jepang, Kamis (28/8/2025). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Koendjono, Gedung Pusat USD pukul 15.00-17.00 WIB ini menampilkan diskusi lintas budaya dengan fokus kuliner tradisional Indonesia.

Rombongan mahasiswa Jepang yang didampingi 11 mahasiswa senior dan 4 dosen pendamping disambut langsung oleh Ketua Program Studi PBSI, Dr. Setya Tri Nugraha, M.Pd., bersama perwakilan Sophia University dalam acara pembukaan.
 
Bagi Prodi PBSI, kegiatan ini menjadi wadah yang sangat strategis, khususnya untuk mahasiswa yang mengambil pilihan konsentrasi BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing). Program pertukaran ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa PBSI untuk mensimulasikan dunia kerja di bidang BIPA yang bertujuan menginternasionalisasikan bahasa Indonesia.

"Mahasiswa kami berkesempatan mengaplikasikan teori-teori ke-BIPA-an yang diperoleh selama perkuliahan dengan berinteraksi langsung bersama penutur asing bahasa Indonesia," ungkap Dr Setya Tri Nugraha.


Dalam kegiatan ini, mahasiswa PBSI memperkenalkan ragam kuliner tradisional Indonesia kepada tamu dari Jepang. Hidangan yang disajikan meliputi serabi, lemper, klepon, minuman beras kencur, wedang uwuh, serta tuak Kalimantan.

Mahasiswa PBSI tidak hanya menampilkan bahan dan cara penyajian, tetapi juga menjelaskan filosofi di balik setiap makanan serta peranannya dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Pendekatan ini sejalan dengan visi Prodi PBSI dalam memperkenalkan budaya Indonesia secara komprehensif.

Suasana meriah tercipta ketika mahasiswa dari kedua universitas terlibat dalam diskusi. Para mahasiswa tidak hanya membahas makanan favorit, tetapi juga menemukan persamaan kuliner antara Indonesia dan Jepang.

Kunjungan 70 mahasiswa Sophia University, 28 Agustus 2025 9dok. PBSI)

Banyak mahasiswa Jepang mengaku terkesan dengan cita rasa makanan tradisional Indonesia yang manis dan legit. Beberapa bahkan membandingkan serabi dengan dorayaki atau menyamakan klepon dengan mochi karena sama-sama berisi gula yang dibungkus tepung.

Prodi PBSI mengemas diskusi dalam format interaksi kelompok-kelompok kecil untuk memungkinkan dialog intensif mengenai pengalaman kuliner di negara masing-masing. Metode ini terbukti menciptakan suasana lebih akrab dan memungkinkan mahasiswa berbicara secara terbuka dan santai.

Kegiatan ini menjadi salah satu cara kreatif yang diterapkan Prodi PBSI untuk pembelajaran lintas budaya. Melalui kuliner, mahasiswa tidak hanya mengenal cita rasa tetapi juga memahami nilai-nilai sosial yang melekat pada makanan tradisional. Interaksi langsung antarmahasiswa memperkaya keterampilan komunikasi mahasiswa PBSI sekaligus memperkuat ikatan persahabatan antarbangsa.

Kunjungan mahasiswa Sophia University ini menambah deretan kerja sama internasional yang terus dijalin Prodi PBSI dan USD. Selain berhasil memperkenalkan kuliner nusantara, kegiatan ini memperkuat komitmen Prodi PBSI dalam membangun jejaring global serta menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya dialog antarbudaya.

Dengan penuh semangat, mahasiswa dari kedua universitas mengakhiri kegiatan dengan rasa puas dan kekaguman terhadap kekayaan budaya masing-masing. Pengalaman singkat ini diharapkan dapat menjadi jembatan persahabatan akademik dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa depan. 

(DECS/SK-PBSI)

  kembali