USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

USD Gelar Lokakarya Etik Penelitian untuk Perkuat Standar Akademik

diupdate: 1 tahun yang lalu

Lokakarya Etik Dasar Lanjut. Selasa (12/8). Dok. Humas

USD - Komite Etik Penelitian (KEP) Universitas Sanata Dharma (USD) berkolaborasi dengan Komisi Etik Penelitian Kedokteran dan Kesehatan UGM-RSUP Dr. Sardjito menggelar Lokakarya Pelatihan Etik Dasar Lanjut (EDL) pada Selasa (12/8/2025). Acara yang berlangsung di Ruang Kadarman lantai 4 Gedung Pusat Kampus II USD ini bertujuan membekali dosen dan peneliti dengan pemahaman mendalam tentang etika penelitian di setiap tahapan riset akademik.

Lokakarya dibuka Wakil Rektor IV USD Caecilia Tuyandari Ph.D dan diikuti pre-test bagi seluruh peserta. Empat narasumber ahli menyampaikan materi secara komprehensif dalam empat sesi berbeda.

Sesi pertama diisi Prof. dr. Madarina Julia, MPH., Ph.D., Sp.A(K) dengan tema Pengantar Etika Penelitian. Pembicara membahas kasus-kasus historis yang menunjukkan urgensi etika penelitian, mulai dari tragedi uji coba kimia pada manusia, penelitian sifilis pada warga kulit hitam di Amerika Serikat, hingga penelitian emotional contagion di media sosial.

"Peneliti harus selalu memprioritaskan kesejahteraan subjek, memaksimalkan manfaat, dan meminimalkan risiko," tegas Prof. Madarina. Diskusi sesi ini juga memperjelas bahwa tanggung jawab etik dalam skripsi mahasiswa S1 sepenuhnya berada di tangan dosen pembimbing.

Lokakarya Etik Dasar Lanjut. Selasa (12/8). Dok. Humas

Berlanjut ke sesi kedua, Prof. dr. Tri Wibawa, Ph.D., Sp.MK(K) memandu pembahasan tentang Komite Etik Penelitian (KEP), meliputi definisi, fungsi, struktur, dan kualifikasinya. "KEP adalah unit independen yang bertanggung jawab menjamin hak, keamanan, dan kesejahteraan partisipan. KEP bertugas menelaah, menyetujui, dan memantau protokol penelitian agar sesuai standar etika internasional seperti Declaration of Helsinki 2024," jelasnya.

Materi ini juga mengulas Conflict of Interest (CoI) di kalangan anggota KEP dan pentingnya pengelolaan CoI secara transparan untuk menjaga objektivitas.

Pada sesi ketiga, Prof. Dr. dr. Eti Nurwening Sholikhah, M.Kes membahas Telaah Etik (Ethical Review). Peserta diperkenalkan tiga jenis penelaahan: exempted, expedited, dan full board yang disesuaikan dengan tingkat risiko penelitian. Peserta diajarkan memahami prosedur dan formulir penelaahan yang digunakan KEP dalam mengevaluasi proposal penelitian.

Sesi keempat menjadi puncak acara dengan Prof. Dra. RA Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D yang membahas Studi Kasus & Praktik Telaah, khususnya penelitian bidang psikologi dan sosial.

Lokakarya Etik Dasar Lanjut. Selasa (12/8). Dok. Humas

Pembicara memaparkan tantangan unik penelitian humaniora, mulai metode kualitatif, penggunaan survei daring, hingga penentuan kompensasi etis. Peserta kemudian dibagi kelompok untuk menganalisis studi kasus dan mempraktikkan proses penelaahan secara langsung.

Lokakarya ditutup dengan post-test dan sambutan Ketua Tim KEP USD Dr. Dr. theol. Dionius Bismoko Mahamboro, Pr. "Harapan kami, pelatihan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kualitas etika penelitian di lingkungan Universitas Sanata Dharma," pungkasnya.

Kegiatan ini merupakan upaya USD dalam memperkuat standar etika penelitian sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.

(SCN-LPPM)

  kembali