
Jumat, 11 Juli 2025, Universitas Sanata Dharma (USD) mencatatkan hasil yang menggembirakan dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025. Sebanyak 6 proposal PKM mahasiswa USD berhasil mendapatkan pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Pencapaian ini menunjukkan tren positif yang sangat menggembirakan bagi. Jumlah proposal yang berhasil didanai tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Pada tahun 2023 dan 2024, USD hanya berhasil meloloskan masing-masing 3 proposal, namun di tahun 2025 ini berhasil meningkat menjadi 6 proposal yang mencakup berbagai skema PKM.
Keenam proposal yang berhasil didanai mencerminkan keberagaman inovasi mahasiswa USD yang menyentuh berbagai aspek kehidupan. Mulai dari teknologi kesehatan hingga pendidikan inklusif, mahasiswa USD menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap isu-isu sosial dan teknologi terkini. Salah satu proposal yang menarik perhatian adalah Selimut Penghangat Pintar Berbasis IoT dengan Pemantauan dan Kendali Terintegrasi untuk Penanganan Hipotermia pada Pasien Isolasi dalam skema PKMKC, yang menunjukkan kepekaan mahasiswa terhadap kebutuhan medis yang spesifik.
Tidak kalah inovatif, proposal dalam skema PKMPM berfokus pada Sex Education Bagi Penderita Disabilitas Intelektual Menggunakan Metode Circle of Relationship di SLB Marganingsih Yogyakarta. Inisiatif ini menunjukkan komitmen mahasiswa USD dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Sementara itu, dalam bidang kesehatan, mahasiswa juga mengembangkan Formulasi dan Optimasi Dental Filler Berbahan Alami dari Kombinasi Serat Bonggol Jagung dan Buah Gambas, serta Gel Tropical Selulosa Kombucha Bunga Telang untuk Percepatan Pemulihan Luka Bakar.
Keunikan lain terlihat pada proposal Pengembangan Pedagogi Ignasian Menggunakan Media Wayang Sampah Daur Ulang untuk Meningkatkan Karakter Komunikasi Siswa Sekolah Dasar Pingit Yogyakarta. Proposal ini memadukan nilai-nilai pendidikan Ignasian dengan kreativitas penggunaan bahan daur ulang, mencerminkan semangat keberlanjutan yang menjadi ciri khas USD. Sementara itu, proposal Konseling Berbasis Metaverse Menggunakan Teknologi Virtual Reality Sebagai Upaya Pemulihan Psikologis Perempuan Korban Kekerasan, menunjukkan bagaimana teknologi terdepan dapat dimanfaatkan untuk memberikan dampak sosial yang positif.

Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi yang solid antar mahasiswa dari berbagai program studi. Mahasiswa dari PGSD, PBSI, Bimbingan Konseling, Psikologi, D3 Elektromedis, dan Farmasi berkumpul dalam satu visi untuk menciptakan inovasi yang bermakna.
"Proposal-proposal tersebut merupakan kolaborasi antar mahasiswa dari berbagai program studi. Para mahasiswa tersebut berkumpul, berdiskusi serta berkolaborasi dalam mencari topik yang kreatif serta sesuai dengan 10 tema yang ada di PKM 2025," ungkap Eko Hari Parmadi, S.Si., M.Kom, dosen Prodi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi, yang menjadi koordinator Tim Manajemen PKM USD.
Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi dan kontribusi USD dalam prestasi mahasiswa di tinggi nasional. Berdasarkan data terbaru, USD berada dalam posisi 4 untuk tingkat LLDIKTI V, sementara untuk kategori PT APTIK (Aosisasi Perguruan Tinggi Katolik), USD berhasil meraih peringkat pertama. Pencapaian ini menunjukkan konsistensi USD dalam menghasilkan mahasiswa yang berprestasi dan inovatif.
Pendampingan Program Kreativitas Mahasiswa ini bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan bagian integral dari Program Formasi Cerdas Humanis (FCH) USD, khususnya FCH 3 yang berfokus pada Aktualisasi Diri. Program ini dirancang khusus untuk mendorong mahasiswa berani keluar dari zona nyaman dengan mengaktualisasikan segenap potensi diri melalui ajang kompetisi.
"Tentunya keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan dan peran dari para dosen pendamping PKM serta Tim Manajemen PKM USD," tambah Eko Hari Parmadi.

Melalui PKM ini, mahasiswa memperoleh manfaat yang berkelanjutan dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta mengembangkan soft skills seperti komunikasi dan kerjasama tim. Program ini merupakan manifestasi nyata dari upaya USD untuk membekali mahasiswa dengan berbagai keterampilan dan sikap yang dibutuhkan untuk sukses dalam perkuliahan dan kehidupan secara umum, termasuk kecerdasan emosional dan spiritual.
Dengan pencapaian ini, USD membuktikan komitmennya dalam mengembangkan mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga humanis dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui inovasi dan kreativitas. Keberhasilan 6 proposal PKM 2025 ini menjadi bukti konkret bahwa mahasiswa USD siap menjadi agen perubahan yang mampu merespons tantangan zaman dengan solusi yang kreatif dan berkelanjutan.
(EHP/AFH-Humas)




