USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Kuliah Umum Pembelajaran Mendalam untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

diupdate: 1 tahun yang lalu

Prodi PBSI USD Gelar Kuliah Umum Pembelajaran Mendalam di R. Seminar Auditorium Driyarkara, Rabu, 9 Juli 2025 (dok. PBSI)

USD- Rabu, 9 Juli 2025, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sanata Dharma menggelar kuliah umum. yang mengusung tema "Pendekatan Pembelajaran Mendalam sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia". Kuliah umum yang diselenggarakan secara hibrid di Ruang Seminar Driyarkara USD dan platform Zoom ini diikuti 220 peserta.

Kegiatan ini muncul sebagai respons terhadap kondisi yang memprihatinkan dalam dunia pendidikan Indonesia, khususnya terkait keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022, fakta yang mengejutkan terungkap bahwa lebih dari 99% murid Indonesia hanya mampu menjawab soal level 1-3 yang termasuk kategori Low Order Thinking Skills (LOTS). Data ini menunjukkan urgensi untuk mengubah paradigma pembelajaran di Indonesia.

Dr. Reni Herawati, M.Pd.B.I., Pengawas Ahli Utama Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY yang tampil sebagai pembicara utama, menjelaskan bahwa Pembelajaran Mendalam merupakan pendekatan revolusioner yang menekankan pada penciptaan suasana belajar berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). Pendekatan ini mengintegrasikan olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik, sehingga pembelajaran tidak hanya menyentuh aspek kognitif tetapi juga emosional dan spiritual peserta didik.

Konsep Pembelajaran Mendalam yang dipaparkan Dr. Reni berfokus pada tiga pengalaman belajar fundamental: Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi. Ketiga pilar ini dirancang untuk menekankan bahwa pembelajaran harus mampu mengubah cara berpikir dan bertindak peserta didik.

"Prinsip pembelajaran ini tidak hanya sekedar transfer pengetahuan, tetapi menciptakan pengalaman belajar yang transformatif," tegas Dr. Reni,

Pembicara kedua, Dr. Setya Tri Nugraha, M.Pd., Dosen Prodi PBSI FKIP USD, memperkaya diskusi dengan memaparkan implementasi pembelajaran mendalam dalam mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia melalui pendekatan berbasis proyek. Pendekatan ini memungkinkan siswa mengintegrasikan empat keterampilan berbahasa—mendengarkan, membaca-memirsa, berbicara-mempresentasikan, dan menulis—dalam konteks yang autentik dan bermakna.

”Pembelajaran bahasa berbasis proyek merupakan pengalaman belajar transformatif yang melibatkan siswa dengan isu-isu dunia nyata dan penggunaan keterampilan berbahasa yang bermakna," jelasnya.

Pembelajaran Mendalam menerapkan kerangka kerja komprehensif yang mencakup empat komponen utama yang saling terkait, yaitu praktik pedagogis yang berfokus pada strategi mengajar yang mendorong pengalaman belajar autentik, lingkungan pembelajaran yang terintegrasi, pemanfaatan teknologi digital yang interaktif dan kontekstual, dan kemitraan pembelajaran yang kolaboratif.

Kuliah umum ini memberikan wawasan mendalam kepada para peserta mengenai implementasi pendekatan pembelajaran yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan nasional. Kuliah umum ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan kualitas pembelajaran, khususnya dalam bidang Bahasa dan Sastra Indonesia, sekaligus menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern.
 
Dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam, diharapkan pendidikan Indonesia dapat menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan keterampilan yang relevan dengan tuntutan zaman.

(AFH/STN)

  kembali