Bertempat di Kampus Mrican (Sabtu, 15/10), Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan wisuda program Diploma, Sarjana, dan Magister. Lulusan yang terdaftar dalam wisuda ini sejumlah 991 orang yang terdiri atas 409 laki-laki dan 582 perempuan.
Dalam pidato sambutannya, Rektor USD Dr. P. Wiryono Priyotamtama, SJ menyatakan bahwa Sanata Dharma berdiri pada tahun 1955 atas permintaan Prof Muhamad Yamin. Waktu itu Prof N. Driyarkara menanggapi dengan mendirikan Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG ) Sanata Dharma. Cikal bakal inilah yang berkembang menjadi IKIP Sanata Dharma dan saat ini menjadi Universitas Sanata Dharma. Sebagai universitas Jesuit satu-satunya di Indonesia, USD terus mengembangkan diri dan memperluas jejaring. Saat ini USD memiliki jaringan kerjasama dengan 200-an universitas di luar negeri. Hal ini tentu saja mendukung visi USD yaitu terwujudnya masyarakat Indonesia yang makin bermartabat.
Dalam sambutannya, Kopertis Wilayah V Yogyakarta menyampaikan bahwa Lulusan USD sudah terbukti handal dalam Bidang akademik. Tidak hanya itu, ada satu kekhususan yang mewarnai academic atmosphere di USD, yaitu pendidikan humanisme.
FX Agus Nugroho, alumni Pendidikan Koperasi IKIP Sanata Dharma yang saat ini menjadi Direktur Tribun Yogya menambahkan bahwa Universitas Sanata Dharma saat ini menjadi universitas yang besar. Banyak kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan sebagai sumbangsih untuk pengembangan bangsa. Sayangnya, USD terlalu low profile, "USD kurang sombong," kata Agus. (BST)




