Pada tanggal 30 September yang lalu, 10 finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Beswan Djarum regional Semarang berkompetisi untuk menjadi 3 terbaik guna maju ke tahap nasional yang akan diadakan pada tanggal 20-21 Oktober 2011. Kompetisi 10 besar ini diadakan di ruang Merbabu yang ada di Gedung Kantor Djarum Semarang.
Sepuluh peserta yang berkompetisi di Semarang ini adalah 10 terbaik yang telah diseleksi oleh tim Juri dan mereka diharapkan untuk mempresentasikan Karya Tulis mereka di hadapan dewan juri dan hadirin yang menyempatkan hadir pada presentasi LKTI Beswan Djarum tersebut. Adapun tim dewan juri yang menilai karya tulis dan presentasi yang dilakukan oleh ke-sepuluh Beswan Djarum tersebut adalah Rektor Universitas Diponegoro: Prof. Sudharto P. Hadi, Rektor Unika Soegijapranata: Prof. Dr. Ir. Budi Widjanarko, dan Mantan Kepala Kopertis: Prof. Dr. Ir. Budi Wignyosukarto, Dip. HE. Sepuluh Beswan tersebut berasal dari berbagai Universitas di DIY dan Jateng. Antara lain adalah 2 mahasiswa dari Universitas Sanata Dharma, 1 mahasiswi dari UGM, 3 mahasiswa dari Universitas Diponegoro, 3 mahasiswa dari Universitas Muria Kudus, dan 1 mahasiswi dari STAIN Purwokerto.
Setelah melalui sesi presentasi dan tanya-jawab yang cukup sengit dan menegangkan, akhirnya terpilihlah 3 finalis LKTI dari regional DIY-Jateng yang salah satunya adalah mahasiswa Fakultas Farmasi USD, Felix Rahardian Pius yang berhasil menjadi 3 besar finalis yang akan maju ke tahap nasional dengan judul karya tulisnya “Pemanfaatan 1, 3, 6, 7-tetrahidroksi-2, 8-di(3-metil-2-butenil)xanton (alfa mangostin) dari kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) sebagai natural anticancer dan chemopreventive agent serta potensi pengembangannya di Jawa Barat”. Selain itu adalah mahasiswi UGM Putri Aninditanigtyas pun turut serta lolos sebagai wakil dari DIY-Jateng dengan karya tulisnya yang berjudul “Pengembangan Diversifikasi Pangan melalui Modal Sosial dan Kearifan Lokal sebagai Upaya Pengentasan Kemiskinan menuju Ketahanan Pangan Nasional”. Finalis terakhir adalah Angelina Ferawaty Siregar yang berasal dari Universitas Diponegoro Semarang dengan judul “Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Lamun (enhalus acroides) dengan Metode Kultur Jaringan untuk mengurangi Emisi Karbon”.
Keberhasilan Pius untuk menjadi salah satu dari tiga finalis regional DIY-Jateng untuk maju ke tahap nasional merupakan sebuah prestasi dan kebanggan tersendiri bagi Universitas Sanata Dharma mengingat ketatnya persaingan dalam lomba Karya Tulis Ilmiah Beswan Djarum tersebut. Semoga prestasi yang diraih oleh Pius dapat menjadi motivasi dan semangat bagi segenap civitas akademia USD untuk maju terus dalam mengembangkan prestasi dan potensi diri masing-masing. Maju terus Sanata Dharma! (patrick)




