
USD - Rabu, 21 Mei 2025, dalam rangka memperingati hari kebangkitan nasional dan 27 tahun reformasi, BEM Universitas Sanata Dharma (USD) menggelar diskusi terbuka yang diadakan di selasar Auditorium, Kampus II. Kegiatan yang terbuka bagi seluruh civitas academica USD ini mengundang Romo Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D. sebagai pembicara.
Fokus utama dalam diskusi ini ada pada harapan pejuang bangsa dalam menciptakan situasi sosial politik yang adil dan demokratis dibandingkan dengan situasi sekarang. Acara diawali dengan pembacaan puisi yang dibawakan dengan enerjik dan membangun semangat peserta diskusi dalam menghayati dan mendalami kebangkitan serta reformasi bangsa Indonesia.
Josua Nico Manurung, selaku moderator diskusi ini mengungkapkan kekhawatirannya mengenai peranan mahasiswa dalam kondisi sosial politik pada saat ini.

“Sebagai mahasiswa, saya sendiri bingung bagaimana dan cara apa yang bisa saya lakukan terkait dengan kondisi sosial dan politik saat ini. Momen peringatan kebangkitan nasional dan reformasi ini dapat dijadikan bahan refleksi untuk kita dalam menyikapi situasi saat ini,” ungkapnya.
Romo Bagus, selaku pembicara dan rektor USD membagikan bagaimana pandangan USD sebagai kampus dalam menyikapi momen kebangkitan reformasi.
“Visi kebangkitan USD sudah jelas, yaitu mengkombinasikan antara perjuangan dan semangat kebangsaan yang dikombinasikan dengan pemikiran transformatif mendalam. Selain itu, USD sebagai bagian dari jesuit dan identitas global, maka komitmennya pun berhubungan dekat dengan unsur dan isu global yang ada saat ini tanpa mengabaikan isu lokalnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Romo Bagus mengajak anak muda untuk mendalami reformasi dengan berbagai aktivitas bermanfaat agar semangat kebangkitan dan reformasi tidak mati begitu saja.
“Anak muda harus berkeinginan untuk meneruskan perjuangan mengubah bangsa ini menjadi bangsa yang berkeadilan dan sejahtera. Dengan kebiasaan berpikir yang lebih tajam dan serius ditambah dengan menganalisa dan berdiskusi dengan isu yang ada saat ini, maka anak muda dapat menjadi tonggak perjuangan perubahan bangsa ini,” pungkasnya.
Vincentius Seto - Humas




